Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Asyik, Perhutani Cepu Aktifkan Kereta Uap Tua untuk Akses Wisatawan

MuriaNewsCom, Blora – Sebuah terbosan baru dilakukan Perhutani KPH Cepu agar lebih menarik kunjungan wisata ke Kabupaten Blora. Yakni, mengaktifkan lagi kereta uap tua atau Loko Tour buat akses wisatawan.

”Pengaktifan kembali kereta tua diresmikan Bapak Wabup Blora hari Rabu (17/1/2018) kemarin. Wisata kereta sementara dibuka tiap hari Sabtu dan Minggu,” kata Administratur Perhutani KPH Cepu Yuda Suswardanto, Jumat (19/1/2018).

Momen pengaktifan kereta uap juga dilakukan sebagai ajang perpisahan Yuda sebagai Administratur Perhutani KPH Cepu. “Peresmian kemarin sekaligus acara perpisahan saya. Mulai minggu depan, saya sudah pindah tugas ke Purworejo,” katanya.

Dijelaskan, ada dua kereta yang dimiliki. Pertama kereta keluaran tahun 1928 yang menggunakan bahan bakar kayu. Meski sudah tua, namun kereta itu masih bisa berfungsi normal ketika diuji coba.

Untuk kereta uap ini memang bahan bakarnya lebih mahal karena menggunakan kayu. Pengoperasian kereta ini dilakukan dengan model seperti carteran atau sewa. Biaya sewa sekitar Rp 17 juta dengan rute sejauh 26 km.

Para wisatawan nantinya diajak berkeliling di sekitar KPH Cepu, mulai dari Desa Ngelo, Kecamatan Cepu sampai di wilayah Kecamatan Jepon.

Satu lagi adalah kereta produksi tahun 70 an yang benama Ruston. Kereta ini menggunakan bahan bakar yang biaya operasionalnya jauh lebih murah. Kereta inilah yang nantinya akan digunakan reguler untuk melayani para wisatawan.

”Wisatawan bisa naik kereta ini dengan tarif Rp 15 ribu per orang. Adapun rutenya bolak-balik dari garasi sampai TPK Batokan yang jaraknya sekitar 3 km. Minimal berangkat ada 25 orang, sesuai kapasitas satu gerbong,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...