Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pilgub Jateng : Siapa Paling Kaya Antara Ganjar dan Sudirman Said?

MuriaNewsCom, Semarang – KPU Jawa Tengah meminta dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng untuk berkoordinasi dengan KPK mengenai laporan harta kekayaan penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini terkait dengan surat tanda terima LHKPN yang berbeda dengan surat bukti pengiriman.

Laporan kekayaan kandidat ini menjadi syarat wajib sebelum kandidat ditetapkan secara resmi sebagai pasangan calon.

Dalam Pilgub Jateng 2018, hanya ada dua pasangan kandidat yang mendaftar di KPU Jateng. Keduanya yakni pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PDIP, PPP, Demokrat dan Nasdem. Serta pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah (Gerindra, PKB, PKS, PAN).

Lalu berapa kekayaan pasangan kandidat di Pilgub Jateng? Secara resmi jumlah kekayaan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng belum diumumkan. KPK masih melakukan verifikasi atas LHKPN yang dilaporkan para kandidat. Verifikasi ini diperkirakan akan selesai antara 7-14 hari ke depan.

Dari hasil penelusuran MuriaNewsCom di Aplikasi LHKPN di KPK, dari empat kandidat, ternyata hanya Ganjar Pranowo dan Sudirman Said yang pernah melaporkan harta kekayaan di KPK.

Ganjar Pranowo terakhir melakukan pelaporan LHKPN pada 04 Juli 2014 dan Sudirman Said terakhir melakukan pelaporan pada 6 Oktober 2016. Dari LHKPN itu, keduanya terlihat mempunyai kekayaan yang hampir sama.

Dalam pelaporan itu tercatat, Ganjar Pranowo yang berstatus sebagai gubernur Jateng mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 3.793.595.672. Sementara Sudirman Said sebagai mantan Menteri ESDM tercatat sebesar Rp 3.813.472.050.

Sumber : acch.kpk.go.id

Namun saat ini jumlah kekayaan Ganjar Pranowo dan Sudirman Said ini bisa saja bertambah ataupun berkurang. Karena pelaporan LHKPN terbaru masih dalam verifikasi KPK.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan, nantinya KPK akan mengelurkan rincian kekayaan masing-masing kandidat.

“KPK sudah memiliki jadwalnya sendiri. Perwakilan KPK akan dihadirkan di sini (di KPU Jateng) sekaligus mengikuti tahapan pilgub,” katanya, Kamis (18/1/2018).

Menurutnya, setiap paslon sudah menyerahkan LHKPN kepada tim KPK jauh sebelum mengikuti tahapan pendaftaran di KPU Jateng. KPK sudah berkoordinasi dengan pihaknya terkait penyerahan tanda terima LHKPN kedua paslon. Namun, untuk proses verifikasinya sedang berlangsung di Jakarta.

“Makanya, saat pengumuman verifikasi awal untuk tahapan pendaftaran, kedua paslon baru bisa melampirkan surat tanda pengiriman LHKPN saja,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...