Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdikbud Pati Tak Bisa Penuhi Keinginan Warga, Kepala SD Penggung Dipindah

MuriaNewsCom, Pati – Proses audiensi antara perwakilan warga Dukuh Penggung, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Pati tak sesuai harapan. Pihak dinas bersikukuh tak bisa memenuhi keinginan masyarakat untuk mempertahankan Kepala SD Penggung 01 diposisinya.

Kades Ngagel Suwandi mengatakan, dari hasil pertemuan beberapa menit dengan pihak dinas, pihak dinas tidak bisa memenuhi tuntutan masyarakat. Karena, semuanya sudah sesuai aturan dari pusat yaitu Permendagri.

“Katanya aturan menyebut jika sudah empat tahun, harus dimutasi. Kalau tidak akan berpengaruh terhadap hak-hak kepala sekolah termasuk soal sertifikasi,” katanya saat mendampingi warganya aksi.

Jawaban tersebut, lanjutnya, jelas membuat warganya resah. Mereka khawatir kepala sekolah yang baru tak bisa mengayomi siswanya sebaik kepala sekolah yang lama. Hanya, ia memastikan tak akan melakukan aksi lanjutan.

Baca: Dikatai Kayak Orang Takziyah, Ibu-ibu Pengunjuk Rasa di Disdikbud Pati Emosi

”Semuanya sudah jelas. Dasarnya Permendagri, bukan faktor like and dislike. Jadi kami pastikan tak akan ada aksi lagi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Disdikbud Pati Sarpan, menyebut hal yang sama. Semuanya sudah menjadi aturan pusat yang harus ditaati dan dilaksanakan. ”Jadi itu (pemidahan kepala sekolah) sudah aturan. Bukan rekayasa,” tegasnya.

Dia menyebutkan, penggantian kepala sekolah sudah berlangsung sejak akhir Desember lalu. Namun, meski sudah diganti tidak menutup kemungkinan akan diganti kembali, tergantung dari performanya.

“Kepala sekolah yang baru bisa dievaluasi. Jika tidak baik, maka bisa ditindak,” ucapnya singkat.

Disinggung soal hasil keputusan, dia menyebut warga mau menerimanya dengan syarat. Syarat yang diajukan adalah kepala sekolah yang sama baiknya dengan kepala sebelumnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...