Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perusahaan dan Awak Otobus di Kudus Keluhkan Pemindahan Terminal Terboyo

MuriaNewsCom, Kudus – Penonaktifan Terminal Terboyo sebagai muara bus-bus dari Pantura Timur (termasuk Kudus) karena perubahan status terminal dari A ke C dikeluhkan awak Perusahaan Otobus. Terminal pengganti yakni Penggaron dan Mangkang dinilai terlalu jauh.

“Kalau jadi pindah ke Mangkang atau Penggaron terminalnya, ya terlalu jauh,” ungkap Tiyan (35) kernet PO Nusantara jurusan Kudus-Semarang, Senin (15/1/2018).

Faktor jarak sangat berpengaruh pada operasional busnya, mengingat armada busnya biasanya empat kali pergi pulang (Kudus-Semarang). Sementara dengan pemindahan terminal, dikhawatirkan jadwal keberangkatan tak sampai sebanyak itu.

“Biasanya empat kali rit, namun dengan pemindahan terminal ini, bisa jadi cuma dua kali paling banyak tiga kali,” tambahnya.

Baca: Peralihan Status Terminal Terboyo Diterapkan, Penumpang di Kudus Sempat Telantar

Namun demikian, dirinya tak bisa berbuat banyak terkait hal itu. Lantaran pemindahan terminal adalah wewenang mutlak dari Pemerintah Kota Semarang.

Dalam cuitannya di Twitter @Dishubkotasmg, Dinas Perhubungan Kota Semarang telah melakukan upaya pemindahan terminal dilakukan per hari Senin ini. Hal itu dengan memasang rambu larangan masuk ke terminal Terboyo dan pengarahan bus AKAP dan AKDP ke Terminal Penggaron dan Terminal Mangkang.

Sementara itu, akibat pemindahan tersebut calon penumpang bus jurusan Semarang atau Pati dari Kudus sempat Telantar. Hal itu karena, tidak ada bus yang melayani penumpang, karena awak bus tengah diberi sosialisasi oleh dinas perhubungan terkait penonaktifan Terminal Terboyo.

Hal itu diakui oleh petugas retribusi Terminal Jati Kudus Seniman. Menurutnya, setiap 15 menit sekali ada bus yang memasuki terminal itu, namun dari pukul 09.00 hinga 12.00 WIB hari Senin, baru ada satu bus yang memasuki terminal.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...