Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tol Salatiga-Kartasura Harus Beroperasi Sebelum Lebaran

MuriaNewsCom, Semarang – Kalangan DPRD Jateng mendesak pembangunan tol Semarang-Solo, ruas Salatiga-Kartasura lebih serius dan dikebut. Sehingga pada musim mudik Lebaran mendatang, tol tersebut sudah beroperasi secara maksimal.

Bahkan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso meminta, tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 km itu bisa beroperasi secara resmi sebelum musim mudik Lebaran.

Sehingga masyarakat bisa menggunakannya sebagai jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan, terutama saat menjelang Lebaran.

“Kami minta pengerjaan tol Semarang – Solo ruas Salatiga – Kartasura bisa disegerakan. Harapannya bisa dipakai secara operasional. Jadi tidak seperti Tol Brebes – Batang tahun 2017 lalu yang hanya dipakai sementara, fungsional,” katanya, Senin (15/1/2018).

Hadi menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk Ruas Salatiga – Karanganyar menelan biaya hingga Rp 3 triliun lebih. Oleh karena itu diharapkan tidak ada pengeluaran yang tidak perlu untuk pembuatan jalur fungsional seperti tahun 2017 lalu.

“Untuk apa keluar anggaran besar lagi untuk jalan yang akan dibongkar (Jalur fungsional) lagi. Kalau mulai dari sekarang pengerjaan dimaksimalkan. Kan ini sudah 50%” ujarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembebasan lahan sepanjang 32 Km telah dilakukan 100 persen. Serta 12 jembatan telah disediakan dan seluruh pondasi sudah selesai. Kini pengerjaan tengah fokus terhadap pengolahan tanah dan infrastrukturnya seperti drainase, irigasi, struktur beton, juga underpass.

“Di ruas Salatiga-Kartasura ini sudah terbangun empat rest area Salatiga-Kartasura. Jadi kalau nanti sudah beroperasi bisa digunakan,” terangnya.

Tol ruas Salatiga-Kartasura ini mulai dikerjakan pada tanggal 9 Januari 2017 lalu. Ruas ini nantinya akan melengkapi Tol Semarang-Solo sepanjang 72 km dan terhubung dari Jakarta hingga Kertosono.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...