Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

15 Korban Kecelakaan Maut di Wolo Grobogan dapat Santunan dari Jasa Raharja

MuriaNewsCom, Grobogan – Para penumpang truk yang menjadi korban kecelakaan maut di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan mendapat santunan dari PT Jasa Raharja, Selasa (9/1/2018). Penyerahan santunan pada keluarga korban kecelakaan dilakukan Plt Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Tengah Abubakar Aljufri di balaidesa Sambung, Kecamatan Godong.

Acara penyerahan santunan juga dihadiri Kabag Sumda Polres Grobogan Kompol Budi Yuwono, pihak desa dan jajaran Muspika Godong.

Menurut Abubakar, santunan diberikan pada 15 orang yang jadi korban kecelakaan di jalan raya Penawangan-Karangrayung yang terjadi pada Senin (8/1/2018) kemarin. Rinciannya, 3 korban meninggal dunia dan 12 korban mengalami luka-luka.

Baca: Truk Bermuatan Orang Terguling Di Wolo Grobogan, 2 Tewas 3 Kritis

”Seluruh korban terjamin Jasa Raharja dalam lingkup UU No. 34 Tahun 1964. Santunan yang diberikan senilai Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia. Sedangkan untuk santunan korban luka-luka maksimal Rp 20 juta. Santunan sudah kita transfer ke rekening ahli waris masing-masing,” jelasnya.

Pihak Jasa Raharja juga juga sudah menerbitkan surat jaminan ke RS Yakkum Purwodadi. Hal itu dilakukan karena sampai saat ini, masih ada beberapa korban yang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Seperti diberitakan, peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan puluhan orang dan sepeda motor itu terjadi di jalan Penawangan-Karangrayung, Senin (8/1/2018) sekitar pukul 16.15 WIB.

Baca: Begini Kronologi Kecelakaan Maut Truk Bermuatan Orang Di Wolo Grobogan

Dalam peristiwa itu terdapat korban meninggal sebanyak 3 orang. Sedangkan korban yang menjalani perawatan inap ada 9 orang dan 15 orang lainnya hanya mengalami luka ringan atau rawat jalan.

Kecelakaan terjadi saat truk warna kuning dengan nopol K 1472 JP itu melaju dari arah barat dengan kecepatan agak tinggi. Sesampai di lokasi, ban kiri depan truk terperosok turun ke bahu jalan.

Selanjutnya, sopir truk bernama Setiawan, mencoba bantung stir dengan tujuan agar kendaraannya kembali ke jalur semula. Namun, kemungkinan sopir terlalu kencang saat banting stir sehingga mengakibatkan kendaraannya berjalan melewati batas marka tengah jalan.

Baca: Truk Bermuatan Puluhan Orang Yang Kecelakaan Di Wolo Grobogan Ternyata Hendak Jenguk Orang Sakit

Dalam waktu bersamaan, melaju sebuah kendaraan sepeda motor Mio nopol K 4160 RF yang dikemudian Candra (35), warga Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. Mengingat jaraknya sudah dekat, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan.

Akibat tabrakan ini, sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akhirnya, truk warna kuning itu terguling dipinggir parit persawahan dan puluhan penumpangnya bergelimpangan. Beberapa diantaranya sempat tertindih bodi truk.

Rombongan warga Desa Sambung tersebut, rencananya akan membesuk tetangganya yang sedang dirawat di klinik kesehatan di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Namun, sekitar 3 km sebelum sampai ditempat tujuan, truk yang dinaiki para pembesuk mengalami kecelakaan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...