Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

3 Korban Kecelakaan Maut di Wolo Grobogan Dimakamkan

MuriaNewsCom, Grobogan – Tiga korban tewas akibat kecelakaan di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Selasa (9/1/2018) dimakamkan. Ketiga korban dimakamkan di komplek pemakaman umum Desa Sambung, Kecamatan Godong.

Ketiga korban diketahui bernama Suwardi (72), Suharto (55), dan Supiah (60). Rumah ketiga korban letaknya berdekatan karena masih berada dalam satu RT. Yakni, RT 01, RW 01 yang berada di belakang Balaidesa Sambung.

Pemakaman jenazah Suwardi, dan Suharto dilakukan bersamaan. Sekitar satu jam berikutnya, baru dilanjutkan pemakaman jenazah Supiah.

“Pemakaman jenazah Mbah Supiah dilakukan terakhir. Soalnya, tadi masih menunggu kedatangan anaknya dari luar kota,” kata Sugiyanto, tetangga dekat korban kecelakaan.

Korban kecelakaan maut di jalan raya Penawangan-Karangrayung dimakamkan di komplek pemakaman umum Desa Sambung, Kecamatan Godong, Selasa (9/1/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Menurutnya, sampai saat ini, masih ada beberapa orang yang dirawat di RS Yakkum Purwodadi. Dua orang di antaranya menjalani perawatan di ruang ICU.

Seperti diberitakan, peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan puluhan orang dan sepeda motor itu terjadi di jalan Penawangan-Karangrayung, Senin (8/1/2018) sekitar pukul 16.15 WIB.

Dalam peristiwa itu terdapat korban meninggal sebanyak 3 orang. Sedangkan korban yang menjalani perawatan inap ada 9 orang dan 15 orang lainnya hanya mengalami luka ringan atau rawat jalan.

Kecelakaan terjadi saat truk warna kuning dengan nopol K 1472 JP itu melaju dari arah barat dengan kecepatan agak tinggi. Sesampai di lokasi, ban kiri depan truk terperosok turun ke bahu jalan.

Baca : Korban Kecelakaan di Wolo Grobogan Bertambah; 3 Tewas, 9 Rawat Inap

Baca : Begini Kronologi Kecelakaan Maut Truk Bermuatan Orang di Wolo Grobogan

Selanjutnya, sopir truk bernama Setiawan, mencoba bantung stir dengan tujuan agar kendaraannya kembali ke jalur semula. Namun, kemungkinan sopir terlalu kencang saat banting stir sehingga mengakibatkan kendaraannya berjalan melewati batas marka tengah jalan.

Dalam waktu bersamaan, melaju sebuah kendaraan sepeda motor Mio nopol K 4160 RF yang dikemudian Candra (35), warga Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. Mengingat jaraknya sudah dekat, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan.

Akibat tabrakan ini, sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akhirnya, truk warna kuning itu terguling dipinggir parit persawahan dan puluhan penumpangnya bergelimpangan. Beberapa diantaranya sempat tertindih bodi truk.

Rombongan warga Desa Sambung tersebut, rencananya akan membesuk tetangganya yang sedang dirawat di klinik kesehatan di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Namun, sekitar 3 km, sebelum sampai ditempat tujuan, truk yang dinaiki para pembesuk mengalami kecelakaan.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...