Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Setelah 60 Hari, Bongkaran Tower di Belakang SMPN 3 Purwodadi Bakal Dilelang

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses pembongkaran sebuah tower seluler di belakang SMPN 3 Purwodadi akhirnya rampung. Untuk membongkar tower setinggi 50 meter diperlukan waktu hampir sepekan.

Setelah dibongkar, material tower rencananya bakal dilelang. Namun, proses lelang masih butuh waktu sekitar 60 hari setelah selesai pembongkaran.

”Untuk proses lelang ada tahapannya dan akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan dinas atau instansi yang terkait urusan lelang. Fokus utama adalah pembongkaran tower dulu dan menyimpang bongkaran ke tempat aman,” ungkap Kabid Penegakan Perda Satpol PP Grobogan Any Erawati, Selasa (2/1/2018).

Sebelum dilelang, pemilik bangunan tower diberi toleransi waktu hingga 60 hari untuk mengambil barang dan mengganti biaya pembongkaran. Jika PT Inti Bangun Sejahtera Semarang selaku pemilik tower tidak bersedia, baru akan dilakukan pelelangan. Hasil lelang nantinya akan dimasukkan ke kas daerah.

Sejumlah pekerja sedang merapikan bongkaran tower seluler di belakang SMPN 3 Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

”Teknis singkatnya seperti itu. Masalah lelang sudah ada mekanismenya dan kita akan ikuti prosedurnya,” jelasnya.

Keputusan pembongkaran diambil dalam rapat membahas keberadaan tower tersebut, Selasa (19/12/2017). Asisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo yang memimpin rapat memutuskan agar tower secepatnya dibongkar.

”Bupati juga sudah menerbitkan surat penetapan pembongkaran tower disitu. Jadi, tower yang ada di belakang SMPN 3 Purwodadi harus dibongkar,” tegasnya.

Menurut Ahmadi, dinas teknis sebelumnya sudah melakukan serangkaian kajian terhadap keberadaan tower itu. Dari hasil kajian, bangunan tower dinilai sudah tidak memenuhi ketentuan yang belaku.

Kemudian, dari hasil kajian juga ditemukan adanya tingkat kemiringan tower melebihi batas toleransi. Kondisi ini dinilai cukup membahayakan karena selama ini tower sudah lama tidak tersentuh perawatan.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...