Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Selingkuhi Istri Orang, Ketua Panwascam di Banjarnegara Tewas Ditusuk Badik

1.394
Polisi memeriksa tubuh ketua Panwascam Banjarmangu, Banjarnegara, Zaenal Abidin yang tewas dibunuh. (Foto : DetikCom)

MuriaNewsCom, Banjarnegara – Ketua Panwascam Banjarmangu, Banjarnegara, Zaenal Abidin (48), tewas ditusuk dengan badik di halaman parkir kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Banjarnegara, Kamis (28/12/2017) malam.

Korban kehilangan nyawa setelah ditusuk Sembilan kali di bagian perut dada dan tangan. Pelakunya ada IM (31) warga Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara. Pelaku membunuh korban karena terbakar cemburu atas aksi perselingkuhan yang dilakukan istrinya dengan korban.

Ketua panwascam itu juga dibunuh di depan istri pelaku. Setelah membunuh korban, pelaku dan istrinya berinisial DK (23) sempat melarikan diri. Namun tak berselang lama, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

Dilangsir DetikCom, hingga Jumat (29/12/2017) polisi masih terus melakukan penyidikan kasus ini. Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menyebut, istrinya juga diperiksa sebagai saksi.

“Istri pelaku saat ini ditetapkan menjadi saksi. Setelah kejadian istri pelaku sempat melarikan diri sedangkan pelaku sendiri menyerahkan diri ke Polres Banjarnegara,” katanya.

Lokasi pembunuhan ketua Panwascam Banjarmangu, Banjarnegara, diberi garis polisi. (Foto : DetikCom)

 

Ia menyebut, pelaku menusuk korban sebanyak 9 kali menggunakan badik. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika motif pembunuhan itu memang karena cemburu.  Sebab istri pelaku ada hubungan dengan korban.

Sebelum kejadian pelaku meminta istrinya DK untuk dipertemukan dengan korban. Untuk memancing dan menjebak, pelaku menggunakan HP milik istrinya dan membuat janji untuk bertemu di tempat parkir kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM.

“Pelaku meminta ketemu korban dengan menggunakan handphone istrinya di tempat terbuka. Pelaku dan istrinya datang masing-masing menggunakan motor beriringan. Pelaku langsung menghujani korban dengan tusukan,” ujarnya.

Salah satu tusukan pelaku mengenai ulu hati sehingga membuat korban meninggal seketika. Namun usai kejadian palaku langsung menyerahkan diri ke Polres Banjarnegara sedangkan istri pelaku sempat melarikan diri karena takut.

“Sebelum meninggalkan lokasi kejadian pelaku meninggalkan badik yang digunakan untuk membunuh korban. Sedangkan istrinya sempat menjadi pencarian Polres Banjarnegara,” kata dia.

Korban diketahui sudah beristri dan mempunyai dua orang anak. Dalam kesehariannya, korban selain menjabat sebagai ketua Panwascam juga berprofesi sebagai pedagang peralatan pertanian.

Sementara itu IM, tak membantah ia membunuh korban karena cemburu. Pengakuannya, ia sudah mulai curiga hubungan gelap istrinya dengan korban sejak satu bulan lalu.

Meski belum pernah memergoki langsung hubungan antara istrinya dengan korban, namun pelaku mengaku ingin bertemu dan memberi pelajaran.

Pelaku juga mengaku menyesal dengan perbuatan yang dilakukannya. Sehingga 30 menit usai kejadian pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres.  “Saya menyesal dan mengakui kesalahan yang telah saya lakukan,” tuturnya.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.