Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Libur Natal, Ratusan Orang Kunjungi ‘Museum’ Banjarejo Grobogan

Rumah Kepala Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus ramai dikunjungi orang yang ingin melihat koleksi benda bersejarah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganPilihan orang mengisi libur panjang ternyata tidak hanya dilakukan pada obyek wisata terkenal saja. Keberadaan ‘museum’ Desa Banjarejo ternyata juga mengundang daya tarik pengunjung selama libur natal tahun ini.

Indikasinya, bisa dilihat dengan ramainya pengunjung ke desa yang berjarak sekitar 50 km dari Kota Purwodadi itu. Tujuan utamanya tentu saja untuk melihat koleksi benda purbakala dan cagar budaya yang disimpan di rumah Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik.

“Kebetulan saya tadi jagong di Kecamatan Gabus. Ada famili yang mau punya gawe. Sekalian, saya ajak anak istri untuk melihat koleksi benda kuno di Banjarejo. Selama ini, saya sering menyimak kabar Desa Banjarejo dari media online,” kata Anwar Kholis, warga asal Purwodadi yang sudah lama menetap di Bandung, Selasa (26/12/2017).

Tidak hanya dari luar kota saja, pengunjung lokal dari wilayah Grobogan juga banyak yang bertandang ke Banjarejo. Kebanyakan, mereka ini datang secara rombongan. Ada yang naik sepeda motor dan mobil pribadi. Beberapa waktu sebelumnya, ada pula rombongan pengunjung yang datang naik sepeda.

“Liburan kali ini, saya tidak mengajak keluarga piknik ke luar kota seperti biasanya. Maklum kondisi ekonomi lagi tidak memungkinkan. Makanya, saya ajak saja jalan-jalan lihat koleksi benda-benda kuno dan bersejarah,” cetus Ansori, warga Kecamatan Godong.

Kades Banjarejo Ahmad Taufik mengakui jika animo orang untuk berkunjung ke desanya memang meningkat dalam momen natalan ini. Mulai Minggu hingga hari ini, rumahnya yang dipakai menyimpan benda berejarah, tidak pernah sepi dari pengunjung.

“Selama tiga hari terakhir, sekitar 700 pengunjung yang datang. Beberapa pengunjung bahkan ada yang mengaku dari luar Jawa,” katanya.

Selain melihat koleksi benda purbakala dan cagar budaya, beberapa pengunjung ada yang meminta doa dan oleh-oleh kurma pada Taufik. Mereka sengaja mengajukan permintaan karena mengetahui jika Taufik baru saja pulang dari Tanah Suci untuk menunaikan ibadah Umrah.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...