MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kebakaran Hebat di Pasar Suronegaran Purworejo Saat Malam Natal

474
Petugas damkar bersama warga berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah ruko di kompleks Pasar Suronegaran Purworejo. (Foto : DetikCom)

MuriaNewsCom, Purworejo – Kebakaran hebat terjadi di kompleks Pasar Suronegaran, di Jalan Letjen Suprapto, Purworejo, Senin (25/12/2017) dinihari. Kebakaran yang terjadi di malam Natal itu mengahanguskan sebuah ruko konter.

Beruntung kebakaran tak meluas hingga merembet ke kios yang lain di kompleks pasar tersebut. Kebakaran ini juga tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pasalnya, seluruh isi ruko termasuk barang-barang dagangan konter itu ludes terbakar. Dilansir DetikCom, Kasi Damkar Purworejo, Sumaji mengatakan, kebakaran yang terjadi cukup besar. Sehingga proses pemadaman juga melibatkan personel dari TNI dan Polri.

“Tiga unit mobil damkar kami kerahkan, dengan belasan personel yang dibantu TNI dan Polri. Api cukup besar, sehingga butuh waktu dua jam untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Menurutnya, setelah api padam pihaknya tetap melakukan penyemprotan di lokasi kebakaran. Ini dilakukan sebagai langkah pendinginan dan lokalisir, agar tak bara api yang tersisa tak membesar dan merembet ke bangunan lain.

Diperkirakan kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Ini diketahui dari keterangan saksi yang melihat api muncul dari bagian atas bangunan.

“Saksi bernama Roni (16) melihat api di atas bagian ruko konter HP yang diduga berasal dari korsleting listrik. Kemudian ia langsung ke kantor untuk melaporkan kebakaran tersebut,” lanjut Sumaji.

Setelah mendapat laporan, pihaknya mengerahkan regu A untuk meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan pemadaman.

Hingga kini, proses penyelidikan tentang penyebab pasti kebakaran masih dilakukan pihak kepolisian.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.