Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Jepara Akan Lobi Pusat untuk Perbaiki Jembatan Bumpis

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi (bertelepon) saat melewati Jembatan Bumpis, di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan ketika meninjau kondisi jembatan yang telah rusak, Jumat (22/12/2017) sore. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan melobi pemerintah pusat. untuk bisa membiayai perbaikan Jembatan Bumpis di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Jepara, yang menghubungkan wilayah Bumi Kartini dengan Kota Wali Kabupaten Demak.

“Karena anggaran kami terbatas, maka kami harus berkreasi untuk mencarikan anggaran minta langsung kepada bapak kita semua (Presiden Joko Widodo),” ujar Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, saat meninjau jembatan tersebut bersama Kepala BBWS Pemali Juana Rubhan Ruzziyatno, Jumat (22/12/2017) sore.

Jembatan Bumpis sepanjang 120 meter, kondisinya kini memprihatinkan. Di sana-sini ditemukan banyak lubang pada lantai kayu. Sementara besi pengaman yang terdapat di sisi kanan dan kiri kondisinya sudah banyak yang tak berada di tempatnya.

Jembatan ini menghubungkan Desa Gerdu di sisi timur Sungai Serang Welahan Drainage (SWD) 2 dan Dukuh Doropayung, Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Jepara pada sisi barat. Jika berjalan lebih ke barat, akan menuju Dukuh Mantren Desa Mutih, Kecamatan Wedung, Demak.

Di antara Dukuh Doropayung, Desa Kaliombo dan Dukuh Mantren, Desa Mutih terdapat sebuah sungai kecil yang dihubungkan dengan Jembatan Sesek selebar lebih kurang 2 meter dengan panjang sekitar 100 meter.

Jembatan tersebut pun sama memprihatinkannya dengan Jembatan Bumpis. Untuk melewatinya, warga harus membayar Rp 1.000 kepada penjaga yang ada di masing-masing pangkal jembatan, sebagai uang perawatan.

“Jembatan ini (jembatan sesek dan bumpis) sebagai akses masyarakat Jepara menuju Demak dan sebaliknya. Urat nadi perekonomian pun sebenarnya bisa lebih digenjot bilamana kondisi kedua jembatan lebih baik. Maka dari itu tujuan kami kesini untuk melihat kondisi langsung dan segera mengusulkan perbaikan,” urainya.

Ia menyebut akan datang ke Jakarta untuk menemui Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono untuk membahas nasib dua jembatan itu.

Harapannya dengan itu, pemerintah akan memprioritaskan perbaikan jembatan yang telah bertahun-tahun dalam kondisi memprihatinkan. 

“Kewenangannya (perbaikan jembatan) ada di pemerintah pusat. Begitu pula dengan Bendungan Karet (Bumpis) yang ada di sini,” kata Kepala BBWS Pemali Juana Rubhan Ruzziyatno.

Menurut kalkulasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara, untuk perbaikan Jembatan Bumpis diperlukan dana sebesar Rp 12 miliar. Itu dengan rincian, lebar jembatan empat meter dan panjangnya 120 meter.

“Kalau lebarnya dibuat enam meter maka memerlukan dana Rp 18 miliar. Sedangkan untuk Jembatan Sesek yang ada di sebelah sana memerlukan dana sekitar Rp 5 miliar dengan sistem gantung dan lebar empat meter. Namun jika lebarnya dibuat enam meter maka dana yang dibutuhkan sebesar Rp 7,5 miliar,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Jepara Hartaya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...