Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jelang Panen Raya, Petani Kedelai di Grobogan Khawatirkan Kondisi Cuaca. Ini Sebabnya?

Petani di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon sedang melangsungkan panen kedelai. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Menjelang panen raya, petani kedelai di Grobogan saat ini dihinggapi kecemasan. Hal ini menyusul kondisi cuaca saat ini yang sering turun hujan pada siang hari. Dengan kondisi cuaca yang seperti ini dipastikan bisa membawa dampak kurang mengenakkan bagi para petani.

“Kalau tidak ada panas matahari, akan berpengaruh pada kualitas kedelai. Jika panasnya kurang bagus maka kadelai yang habis dipanen sulit kering. Kondisi ini bisa berdampak pada harga jual karena kadar air kedelai jadi tinggi,” kata Muhtar, petani kedelai di Kecamatan Pulokulon, Sabtu (16/12/2017).

Panas matahari memang sangat diperlukan petani pasca panen. Sebab, setelah dipetik dari sawah, hasil panen kedelai butuh dijemur dulu hingga kering.

Setelah kering maksimal, maka biji kedelai bisa lebih mudah dikeluarkan dari kulitnya atau dipipil. Proses pemipilan bisa dilakukan secara manual atau menggunakan mesin pemipil.

Jika kondisi cuaca kurang panas maka kulit kedelai sulit kering. Kondisi ini terkadang bisa menyebabkan biji kedelai tidak bisa berwarna jernih karena muncul bintik-bintik hitam.

Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, luas areal kedelai tahun ini sekitar 23 ribu hektar. Sebagian besar areal kedelai ada di Kecamatan Purwodadi dan Pulokulon.

Menurutnya, saat ini, sudah ada sebagian petani kedelai  yang melangsungkan panen. Seperti di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon.

“Saat ini belum panen raya. Baru beberapa petani yang mulai panen kedelai karena tanamnya memang lebih awal dari petani lainnya. Panen raya sekitar 10 sampai 15 hari lagi,” katanya, Sabtu (16/12/2017).

Ia menyatakan, hasil panen kedelai kali ini diperkirakan cukup bagus. Sebab, sejak awal tanam hingga menjelang panen, tidak ada gangguan hama ataupun penyakit.

“Hampir semua tanaman kedelai  bagus-bagus. Tidak ada gangguan hama sama sekali. Hanya saja, ketika panen memang kita harapkan cuacanya bisa panas terus. Kalau kondisi cuaca panas maka kualitas kedelai bisa maksimal dan harganya bagus,” katanya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...