Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Keluarga Korban Mutilasi Asal Pati Bermimpi Buruk Sebelum Peristiwa Pembunuhan Terjadi

Ayah korban menunjukkan foto putri bungsunya, Nindy yang tewas dibunuh, dimutilasi dan dibakar suaminya sendiri di Karawang. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Nasib naas menimpa Siti Saidah (23) alias Nindy, warga Dukuh Sridono, Desa Srikaton RT 1 RW 5, Kecamatan Kayen, Pati. Dia tewas setelah dibunuh, dimutilasi dan dibakar suaminya sendiri di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Sebelum peristiwa naas itu terjadi, salah satu keluarga sempat bermimpi buruk tentang Nindy. Srimurwati, kakak pertama korban sempat didatangi adik bungsunya itu dalam mimpi.

Sehari sebelum kabar pembunuhan itu beredar di media sosial, Srimurwati bermimpi didatangi Nindy dalam kondisi berlumuran darah. Nindy seolah-olah meminta pertolongan.

“Saya malah tidak ada firasat apa-apa. Kakak pertamanya justru didatangi adiknya dalam keadaan berlumuran darah, seolah-olah minta tolong. Tidak tahunya, mimpi itu menjadi pertanda buruk bagi Nindy,” ungkap ibu korban, Nyami, Jumat (15/12/2017).

Nyami masih tidak kuasa menahan tangis. Kedua matanya masih terlihat lebam lantaran tangis. Dia tidak menyangka bila putri bungsunya itu meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan.

Sementara ayah korban, Saryadi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa pasrah. Dia sudah menyerahkan proses hukum kepada polisi.

Bagi Saryadi, peristiwa itu sudah menjadi takdir yang tidak bisa dihindari. Karena itu, dia mengikhlaskan kepergian putri bungsunya tersebut.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...