Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bermodal Bambu, Warga Menduran Grobogan Berhasil Selamatkan Orang Hanyut di Sungai Lusi

Korban hanyut di sungai Lusi mendapatkan perawatan di Puskesmas Brati setelah berhasil diselamatan warga, Selasa (12/12/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa orang hanyut di aliran Sungai Lusi kembali terjadi, Selasa (12/12/2017). Namun, korban hanyut yang diketahui bernama Purmini (41), berhasil diselamatkan setelah terseret arus selama beberapa jam.

Orang yang pertama menolong korban hanyut diketahui bernama Harsono (54), warga Desa Menduran, Kecamatan Brati. Ceritanya, sekitar pukul 09.30 WIB, Harsono sedang berada dipinggiran sungai.

Saat itulah, ia melihat ada orang hanyut yang hanya terlihat bagian kepalanya saja. Harsono sempat memanggil orang tersebut tetapi tidak ada respon.

Melihat orang hanyut it uterus terseret air, Harsono kemudian berlari mengikuti aliran sungai. Sepanjang jalur yang dilalui untuk mengikuti korban hanyut, Harsono sempat juga berteriak minta pertolongan warga.

Baca: Takut Dirazia, Pemuda Robayan Jepara Ugal-ugalan Hingga Tabrak Polisi

Sesampai di dekat tikungan sungai di Dusun Lembono, Desa Karangsari, Kecamatan Brati, tubuh korban yang terseret arus terlihat menepi. Kemudian, Harsono mencari sebilah bambu cukup panjang dan disodorkan pada korban hanyut.

Beruntung, kondisi korban saat itu masih sadar. Secepatnya, korban langsung meraih bambu tersebut dan akhirnya bisa ditarik ke tepian. Pada saat ini, upaya penyelamatan korban hanyut mendapat bantuan dari Bhabinkamtibmas Desa Karangsari Sigit Gendroyono (41) yang kebetulan saat itu menyambangi Dusun Lembono dan beberapa warga sekitar.

”Saya tadi lihat ada orang tenggelam terus saya ikuti. Setelah agak menepi saya sodorkan bambu. Untungnya, korban dalam keadaan sadar sehingga bisa meraih bambu tadi,” kata Harsono.

Setelah dievakuasi, korban yang masih mengenakan pakaian lengkap itu langsung dibawa ke Puskesmas Brati untuk mendapatkan pertolongan medis. Meski kondisinya sadar, namun korban belum bisa dimintai keterangan karena masih shok dengan peristiwa yang dialami.

”Korban masih dalam keadaan sadar, namun belum bisa diajak komunikasi. Pihak keluarganya sudah kita hubungi,” kata Kapolsek Brati AKP Sugiyanto.

Dijelaskan, dari keterangan yang didapat dari pihak keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 04.30 WIB menuju Sungai Glugu. Korban kemudian jatuh ke dalam sungai dari akhirnya masuk ke Sungai Lusi yang merupakan muara akhir dari Sungai Glugu.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...