Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dump Truk Ngebut Hantam Kijang, Pasangan Suami-Istri Tewas Seketika

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Semarang – Kecelakaan maut terjadi di Kota Semarang, Senin (11/12/2017) dini hari. Dua orang penumpang mobil kijang yang merupakan pasangan suami istri tewas setelah dihantam dump truk yang melaju kencang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, sekitar pukul 02.00 WIB. Dua korban meninggal dunia yakni sopir Kijang bernomor polisi H 9161 RA Soetoko (71) dan istrinya, Senipah (63). Keduanya tercatat tinggal di Jalan Sutomo Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Dari hasil pemeriksaan Satlantas Polrestabes Semarang diketahui peristiwa itu bermula saat mobil Kijang melaju dari gang SMPN 9 Semarang di Jalan Sendang Utara. Saat hendak menyeberang menuju Jalan Majapahit, untuk menuju arah Purwodadi tiba-tiba melintas dump truk dengan kecepatan tinggi.

Truk dam bernopol K 1319 SH itu melaju kencang dari arah timur, dan langsung menghantam mobil yang berisi dua orang tersebut.

“Truk melaju dari arah Timur atau Pedurungan ke Barat atau Simpanglima,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito.

Akibat tabrakan kencang itu, mobil Kijang ringsek di bagian kanan. Dua penumpang di dalam mobil langsung terkapar. Senipah diketahui meninggal di lokasi karena mengalami luka serius.

Sedangkan sempat dilarikan ke RS Bhayangkara namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. “Benar (korban Soetoko) menyusul (meninggal dunia),” tandas Sugito.

Aparat Satlantas Polrestabes Semarang yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan untuk mengetahui detil kecelakaan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi.

Sementara sopir dump truk, Lilik Sudaryanto (26), warga Desa Ngrambitan, Kabupaten Blora, dimankan untuk dimintai keterangan.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...