Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nelayan Pesimistis Proyek Pemecah Gelombang di Desa Puncel Pati Rampung Tepat Waktu

Perahu nelayan terlihat melintas dekat bangunan pemecah gelombang di kawasan pantai Desa Puncel, Dukuhseti, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Proyek pemecah gelombang di kawasan pantai Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, terancam molor. Pasalnya, proyek yang menelan biaya APBN sebesar Rp 2,5 miliar itu harus rampung pada 10 Desember 2017.

Sementara sampai saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pembuatan gorong-gorong. Kondisi itu diprediksi tidak akan rampung hingga batas waktu yang ditetapkan.

“Masyarakat sangat antuasias menyambut proyek pembangunan pemecah gelombang. Tapi was-was juga jika proyek itu tidak selesai, karena batasnya sampai 10 Desember 2017,” ujar Darmin, Koordinator Kelompok Nelayan Makmur Sentosa Desa Puncel.

Menurut dia, pengerjaan proyek tersebut baru berjalan 20 persen. Belum lagi, kondisi cuaca yang buruk berpotensi menggangu proses pengerjaan proyek.

Karena itu, dia berharap pembangunan proyek pemecah gelombang bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Sebab, nelayan selama ini dihantui dengan persoalan sedimentasi yang menyebabkan muara sungai dangkal.

“Nelayan biasanya harus menambatkan perahu di bibir pantai, karena tidak bisa melalui muara sungai yang dangkal. Ini menjadi persoalan yang cukup serius, terutama saat musim timuran di mana hasil tangkapan melimpah,” tutur Darmin.

Dari informasi yang dihimpun, proyek tersebut sudah dimulai sejak 27 September dan harus menyelesaikan pekerjaan selama 75 hari kerja. Proyek yang digarap PT Nur Ihsan Munasamulia tersebut berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengatasi masalah pendangkalan di muara Sungai Puncel.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...