Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gua Kembang Desa Pakis Pati Surganya Wisatawan

Penjelajah tengah menyusuri Gua Kembang di Desa Pakis, Tambakromo menggunakan tali. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Pati – Pegunungan Kendeng yang membentang di sepanjang wilayah Kabupaten Pati ternyata memiliki banyak potensi wisata yang tersembunyi.

Salah satunya, Gua Kembang yang terletak di Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo. Kendati keberadaannya sudah lama diketahui, gua tersebut sempat viral di media sosial baru-baru ini.

Bahkan, beberapa netizen menyebut keindahan Gua Kembang tidak kalah dengan Gua Jomblang di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Sontak, gua yang strukturnya mirip sumur tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

Pegiat wisata Kabupaten Pati, Krisno mengatakan, Gua Kembang memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Pasalnya, ia memiliki stalaktit dan stalakmit yang bagus.

“Warna dinding gua sangat menakjubkan. Begitu juga sungainya. Posisinya vertikal mirip sumur, kalau turun harus menggunakan tali. Sangat cocok untuk berpetualang,” ujar Krisno, Sabtu (25/11/2017).

Pemandangan dari dalam Gua Kembang tak kalah bagus dengan gua-gua di luar daerah. (ISTIMEWA)

Menurutnya, Gua Kembang sama bagusnya dengan Gua Pancur. Hanya saja, Gua Kembang memiliki mulut gua yang menghujam ke bawah secara vertikal.

Berbeda dengan Gua Pancur yang posisi mulutnya mendatar rata dengan permukaan tanah. “Gua Kembang harus dikelola, karena punya potensi yang baik untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Anggota Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Pati, Tia Sisca Herawati menuturkan, Gua Kembang yang belakangan menjadi perbincangan netizen itu memang layak untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru di Pati.

Dia menyarankan, Gua Kembang harus dikelola secara profesional. Sebab, pengunjung tidak bisa menikmati keindahan gua sebelum mengeksplorasinya dengan terjun menggunakan tali.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...