Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rismanto, Kapolsek Welahan Jepara, Terharu Nikahkan Pasangan Mesum

Kapolsek Welahan AKP Rismanto. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Kapolsek Welahan AKP Rismanto mengaku terharu saat menikahkan Sugeng (47) dan Susilowati (33), sejoli yang sempat tepergok mesum di masjid Desa Brantaksekarjati. Lantaran, acara yang diselenggarakan di Mapolsek Welahan itu (Kamis,23/11/2017) ia pertama kali bertindak sebagai wali nikah. 

“Saya baru pertama kali menikahkan orang. Ya kedua orang ini (Sugeng dan Susilowati). Sementara anak saya masih sekolah. Selain itu, saya juga teringat waktu dulu saya menikah dengan istri saya. Terus terang saat dibacakan ayat suci tadi sempat merasa terharu,” katanya. 

Menurutnya, ihwal dirinya yang menjadi wali nikah perempuan didasarkan atas alasan administratif. Rismanto bercerita, mulanya ide menikahkan sejoli itu memang berasal dari inisiatifnya. Lantas rencana itu disetujui oleh kedua belah pihak keluarga dan pihak KUA Welahan. 

BacaBegini Cerita Lengkap Kapolsek Welahan yang Didapuk Menikahkan Pasangan Mesum di Jepara

Rismanto menjelaskan, di desa asalnya Sugeng Mijen-Demak, orang tuanya sudah enggan untuk mengurusi dan memasrahkannya pihak kepolisian. Sementara di tempat asal perempuan itu di Desa Pelang-Mayong, ibunya tengah sakit. Selain itu, mereka juga tak memunyai biaya, kalaupun diselenggarkan di rumah perempuan nanti, akan ada acara selamatan dan sebagainya.

“Padahal calon mempelai perempuan masih memiliki ayah dan ibu. Nah karena kondisi tersebut, akhirnya pernikahan dilakukan di Mapolsek Welahan. Nah karena administrasi pernikahan dipindah di Welahan, sedangkan keduanya bukan dari Welahan, maka walinya adalah yang punya gawe untuk menikahkan (Polsek Welahan),” ujar pria 44 tahun itu. 

Setelah beres, persiapan pernikahan pun dimulai. Rismanto mengatakan segala keperluan pengantin dipersiapkan olehnya, termasuk pakaian yang dikenakan oleh pengantin laki-laki berupa kemeja putih. Begitu pula dengan seserahan, berupa seperangkat alat salat dan baju koko. 

BacaUsai Menikah Pasangan Mesum di Masjid Jepara Akan Hidup di Mijen Demak

Ditanya terkait total anggaran yang diberikan untuk hal tersebut, Kapolsek Welahan memilih untuk tidak menjawabnya. Ia mengatakan yang terpenting adalah keduanya segera disahkan dalam mahligai pernikahan, dan tidak mengulangi perbuatan mereka. 

Tanggal 23 November 2017 dipilih, selain administrasi pernikahan yang telah selesai juga dibarengkan dengan acara ulang tahun tiga anggota Mapolsek Welahan. 

“Saya berharap pernikahan keduanya menjadi yang terakhir bagi mereka. Selain itu mereka juga dapat menyudahi perbuatan mereka yang lalu,” harap Rismanto yang pernah bertugas di sebagai Kapolsek Bangsri, dan Kapolsek Nalumsari itu.  

Editor : Akrom Hazami

BacaPasangan Sejoli di Jepara Ini Nekat Mesum di Masjid, Diguyur Air Langsung Diarak ke Balai Desa

Comments
Loading...