Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Diberangkatkan ke Surakarta, 10 Atlet Difabel Grobogan Diharapkan Raih Tiket Peparprov

10 atlet yang akan mengikuti Pra Peparprov di Surakarta mendapat pengarahan dari Kepala Disporabudpar Grobogan Karsono. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganAtlet penyandang keterbatasan fisik atau difabel dari Grobogan diberangkatkan ke Surakarta untuk mengikuti pertandingan Pra Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov), Rabu (23/11/2017). Ajang Pra Peparprov rencananya akan dilangsungkan 23-25 November.

Rombongan atlet tersebut dilepas keberangkatannya oleh Kepala Disporabudpar Grobogan Karsono. Ikut mendampingi dalam acara tersebut, Sekretaris Disporabudpar Samhudiyanto, Kabid Olahraga Agus Sumarsana, dan Kasi Pembudayaan Olahraga Eko Priyono.

Dalam kesempatan itu, Karsono berharap agar para atlet bisa berjuang maksimal sehingga bisa meraih tiket lolos Peparprov 2018. Meski persaingan cukup ketat, namun ia optimis jika para atlet difabel dari Grobogan bisa meraih target tersebut.

”Selamat bertanding. Semoga semuanya bisa lolos ke Peparprov,” katanya.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar menyebutkan, jumlah atlet yang akan mengikuti Pra Peparprov ada 10 orang. Yakni, Amat Asnawi, Eddhi Wibowo, Kusnan, Miftahul Munir, Slamet, Slamet Al Moh Umar, Supriyono, Waluyo Sumaryono, Martin Nasichatun, dan Mutinah.

”Atlet kita terdiri 8 putra dan 2 putri. Ada tiga cabor yang kita ikuti dalam Pra Peparprov. Yakni, atletik, tenis meja, dan bulutangkis,” jelasnya.

Selama mengikuti Pra Peparprov, mereka didampingi 5 orang official. Yakni, Mas’ud, Sutrosno, Hartoyo, dan Muh Dulkarim.

”Satu ofisial lagi saya sendiri. Mohon doanya semoga bisa sukses,” kata Sunar, sebelum meninggalkan kantor Disporabudpar.

Sementara itu, Kasi Pembudayaan Olahraga Eko Priyono menambahkan, para atlet yang diberangkatkan ke Surakarta itu sebelumnya suadh terjaring dalam Pekan Paralympic Kabupaten (Peperakab) bulan Mei lalu.

Dia menambahkan, sejauh ini potensi atlet difabel di Grobogan cukup bagus. Indikasinya, ada satu atlet, yakni Siti Mahmudah yang menjadi duta Indonesia dalam ajang Paralimpiade di Brasil bulan September 2016 lalu.

”Kita harapkan, kedepan ada atlet lagi yang bisa berkiprah ditingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...