Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dikucur Dana Besar, Pemanfaatan Sistem Informasi Desa di Jepara Tak Optimal

Sesi pelatihan operator SID di Aula BKD Jepara, Kamis (23/11/2017) untuk mengintegrasikan SID dengan Siskeudes serta Prodeskel. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) belum optimal di seluruh desa yang ada di Bumi Kartini. Padahal, dengan kucuran dana desa yang begitu besar, semestinya hal itu bisa diwujudkan dengan mudah. 

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Jepara menduga, kurangnya komitmen dari pemerintah desa menyebabkan hal tersebut.

“Padahal keuntungannya banyak, dengan SID potensi desa bisa diekspose pada khalayak luar. Namun selama ini hal itu masih bergantung sepenuhnya pada operatornya apakah aktif membuat konten atau tidak,” kata Zulaekhah Almunawaroh Kasi Penguatan Perencanaan Pembangunan Partisipasi Dinsospermades Jepara, Kamis (23/11/2017).

Ia mengatakan, seluruh desa (184) di Jepara telah dibekali website dari pemerintah pusat. Namun eksekusi pemanfaatannya jauh berbeda. Ada website desa yang penuh dengan konten sedangkan yang lain masih melompong. 

Selain komitmen desa, lanjut Zulaekhah, ada beberapa kendala sehingga SID di Jepara hingga kini hingga kini tak berkembang. Di antaranya potensi sumberdaya operator, letak geografis desa, dan tidak adanya operator khusus.

“Selama ini operatornya masih sering bertugas ganda dan seringkali berganti-ganti tidak tetap. Terkait letak geografis hubungannya dengan sinyal internet. Kemarin sebenarnya sudah ada provider yang sanggup melayani daerah pelosok, namun saat dihubungi justru (provider) tidak konsisten. Solusinya adalah membuat sambungan melalui modem atau numpang wifi,” ujarnya. 

Oleh karenanya, Dinsospermades bekerjasama dengan Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) Jakarta, seringkali melakukan pelatihan. Seperti yang dilakukan pada hari Rabu dan Kamis (22-23/11/2017) di aula BKD Jepara. 

Selain memaksimalkan fungsi operator SID, pelatihan itu bertujuan mengenalkan integrasi sistem antara SID dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Program Desa dan Kelurahan (Prodeskel).  

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...