Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polda Gerebek Gudang di Demak, Temukan Pupuk Ilegal Bermerk Miyabi

Polisi menunjukkan contoh pupuk cair ilegal bermerk Bonex dan Miyabi dalam jumpa pers di Mapolda Jateng, Selasa (21/11/2017). (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkar praktik peredaran pupuk cair dan serbuk ilegal. Gudang dan tempat produksi di Dusun Kuwu, Kecamatan Dempet, Demak, digerebek dan didapatkan ribuan pupuk ileal siap edar.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan pemilik usaha CV Randu Aji, bernama Alfan Junaidi (42) warga setempat. Polisi juga cukup kaget melihat pupuk ilegal itu yang diberi nama/merk yang aneh.

Beberapa pupuk cair diberi merek seperti nama mantan bintang film dewasa asal Jepang, “Miyabi”. Ada pula merk Bonex.

Kasubdit Indaksi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, meskipun merknya berbeda-beda namun isi cairnya sama.

“Jadi mereknya berbeda-beda, tapi isi cairannya sama. Cairannya dari hasil fermentasi tumbuhan dan limbah tebu,” katanya, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, jika produk-produk pupuk tersebut tidak laku dalam satu tahun, tersangka akan mengubah lagi nama mereknya. Sedangkan untuk pupuk serbuk, bahan dasarnya berasal dari garam Inggris.

Egy menjelaskan penggerebakan dilakukan pada Kamis (16/11/2017) lalu. Menurutnya, tersangka melakukan pelanggaran tindak pidana sistem budidaya tanaman.

“Tersangka memperdagangkan barang dan atau jasa yang tidak memenuhi atau atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan undang-undang,” ujarnya.

Usaha ilegal tersebut sudah digeluti tersangka sejak tahun 2010. Dalam praktik usaha pembuatan pupuk ilegal. tersangka membeli pupuk cair dalam jeriken kemudian mengemasnya kembali kedalam botol botol kecil dan diberi merek sendiri.

Bahkan pelaku menganti merk yang baru jika merk yang telah dibuat atau merk yang lama tidak laku dipasaran, untuk menarik para pembelinya.

Beberapa merk yang digunakan tersangka selain Miyabi dan Bonex yakni, NPK, Netrece, Extra Flower, Bio Trubus, Antonik, Raja Muda, Goming, Abimix, Z-Pro, Autogrow, Topzinc, King Flower, Hormon B, Kalsium Super, Raja Ijo, Padi Mas Mkp, Haerba Green, Ag, Dan Agro Zing.

 Pupuk cair ilegal tersebut dijual di wilayah pantura, di antarannya di Kabupaten Demak, Kendal, Grobogan dan Blora dengan harga mulai Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per botol. Dari usaha ilegal tersebut tersangka mampu meraup keuntungan sekitar Rp 20 juta per bulannya.

“Jadi yang kita sangkakan adalah masalah tindak pidana di bidang peredarannya. Jadi tidak memakai standar mutu tidak memakai efektivitas yang sesuai yang diaturkan dalam permen nomor 70 tahun 2011,” tegasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...