Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banjir, Ratusan Warga Cilacap masih Bertahan di Pengungsian

Sejumlah rumah masih tergenang banjir di Dusun Margasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. (Instagram BPBD Cilacap)

MuriaNewsCom, Cilacap – Sekitar 321 orang warga di Dusun Margasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, bertahan di tempat pengungsian. Karena tempat tinggal mereka masih dilanda banjir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Martono mengatakan, warga bertahan di tempat pengungsian karena menunggu air banjir surut. Dari pengamatan BPBD, banjir hanya surut 20 cm dari ketinggian air 1 hingga 1,8 meter.

“Kondisi ketinggian air masih belum bisa memungkinkan untuk warga kembali ke tempat tinggalnya,” kata Martono di Cilacap, Sabtu (8/11/2017).

Banjir terjadi sejak Rabu (15/11/2017) hingga saat ini. Puluhan rumah terendam air. BPBD berpendapat jika banjir terjadi seiring tingginya curah hujan. Dampaknya, air tak mampu tertampung di Sungai Cipaganjing.

Tanggul sungai itu pun jebol. Tercatat, ada sekitar lima tanggul yang jeboll dengan panjangnya 10 meter. Ada sekitar 89 unit rumah. Di tempat pengungsian, warga harus tinggal seadanya. Dari 1 rumah dihuni 20-25 jiwa dengan 1 sarana MCK.

Tidak sedikit pula pengungsi yang tinggal di masjid dan tempat umum lainnya. Termasuk di rumah warga yang tak terdampak. Menurutnya, pengungsi lebih baik tinggal di tempat yang disediakan, dan tempat umum, atau rumah yang tak terdampak.

Sejauh ini, kata dia, stok logistik di pengungsian warga tak kurang. Hanya, stok obat masih kurang. Hari ini, warga, TNI, Polri, relawan, BBWS Citanduy mengerjakan kerja bakti.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...