Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pati Masuk Zona Merah HIV/AIDS, Begini Sikap Pemkab

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin saat memberikan sambutan pada peringatan Hari AIDS sedunia. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kabupaten Pati saat ini masuk kategori zona merah terkait dengan temuan kasus HIV/AIDS yang mengalami peningkatan. Hal itu mengundang rasa prihatin dari Pemkab Pati.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin meminta kepada semua pihak untuk tidak menyepelekan masalah tersebut. Sebab, angka temuan kasus HIV/AIDS di Pati termasuk cukup tinggi.

“Dari 1996 sampai sekarang, sudah ada 1.168 temuan. Dari ribuan temuan itu, penderita yang meninggal dunia mencapai 159 orang,” ujar Arifin, Kamis (16/11/2017).

Bahkan, selama 2017, temuan kasus HIV/AIDS sudah mencapai 101 orang. Karena itu, Pati masuk kategori zona merah HIV/AIDS, lantaran masuk dalam jajaran sepuluh besar temuan kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah.

Di satu sisi, temuan itu merupakan keberhasilan dalam mengungkap penyebaran HIV/AIDS. Artinya, orang akan menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang berisiko menyebabkan terkena penyakit HIV/AIDS.

Selain itu, orang yang diketahui menderita HIV/AIDS juga bisa segera mendapatkan penanganan khusus. Namun, di sisi lain, temuan yang meningkat mengindikasikan penyebaran penyakit menular itu secara signifikan.

Karena itu, Arifin meminta kepada semua masyarakat, terutama pemuda untuk melakukan kegiatan positif. Hal itu untuk mencegah dan menanggulangi risiko penularan HIV/AIDS.

“Kegiatan positif bisa melalui banyak cara, seperti aktif menjadi agen-agen organisasi Karang Taruna misalnya. Dengan demikian, mereka punya kegiatan dan kesibukan yang positif sehingga bisa menjaga diri agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang rentan terkena penularan HIV/AIDS,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...