Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengedar Obat Keras Ilegal Diringkus di Pekalongan

Foto Ilustrasi pil Hexymer (Gema Nusantara Anti Narkoba)

MuriaNewsCom, Pekalongan – Pelaku pengedar obat keras ilegal, MA (35) ditangkap Polres Pekalongan. Setelah sebelumnya, MA kedapatan membawa 154 ribu butir pil obat keras.

Adapun rinciannya, terdiri dari 90 botol obat Hexymer (masing-masing botol berisi 1.000 butir), 23 paket plastik Dextro (satu paket berisi 1.000 butir), 41 paket plastik Trihex (satu paket berisi 1.000 butir), 1 buah timbangan elektrik, alat pengepack plastik, 2 buah pack plastik bening, 20 dus kemasan bekas Hexymer dan Trihex.

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita uang hasil tunai penjualan saat tertangkap tangan, yakni hasil penjualan Hexymer Rp 800 ribu dan uang tunai lainnya yang diduga hasil penjualan sebelumnya sebesar Rp 11,4 juta.

“Saat dilakukan penggeladahan, polisi menemukan satu buah botol hexymer isi 1.000 butir dan barang bukti uang hasil penjualan sejumlah Rp 800 ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto di Pekalongan, dikutip dari Detikcom, Kamis (16/11/2017).

Terungkapnya kasus ini berawal dari MA yang melakukan transaksi di Jalan Desa Gumawang, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/11/2017).

Tim gabungan yang dipimpin oleh Ipda I Gusti Nym Jaya, kemudian membuntuti kegiatan pelaku. Hingga akhirnya, pelaku tertangkap tangan usai melakukan tansaksi tersebut.

Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pekalongan guna dilakukan pengembangan kasus. Polisi kemudian juga menggeledah rumah pelaku. Diketahui, pelaku melakukan peredaran pil terlarang ini sudah dilakukan sejak satu tahun ini.

Sasaran pelaku kalangan pemuda, ABG maupun pelajar. Akibat perbuatanya tersebut, pelaku akan dijerat dengan Pasal 197 sub Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

 Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...