Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gelar Reses di Bandungsari Grobogan, Anggota DPR RI Ini Disambut dengan Meriah

Anggota Komisi I DPR RI Evita Nursanty mendapat sambutan meriah saat melangsungkan reses di Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Minggu (12/11/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggota Komisi I DPR RI Evita Nursanty mendapat sambutan meriah saat menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Minggu (12/11/2017).

Sebelum sampai di lokasi acara yang ditempatkan di balai desa, Evita sempat diarak pasukan marchingband Desa Bandungsari.

Begitu sampai dilokasi, Evita langsung disambut penari gambyong yang dibawakan SDN 04 Bandungsari. Sambutan hangat juga diberikan dari grup karawitan Karang Taruna Eka Bhakti Desa Bandungsari.

Tidak hanya itu, pentas wayang kulit singkat juga diperlihatkan sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran anggota DPR RI tersebut. Yakni, dengan penampilan dalang cilik dari Desa Bandungsari Ahmad Cannavaro Heriyanto. Dalang cilik Cannavaro masih berusia 8 tahun dan saat ini masih duduk kelas III di SDN 02 Bandungsari.

”Kami mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Desa Bandungsari untuk kegiatan reses anggota DPR RI. Oleh sebab itu, kami berupaya memberikan sambutan meriah sebagai bentuk apresiasi,” kata Kades Bandungsari Ledy Heriyanto, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, antusias masyarakatnya untuk hadir dalam acara reses anggota DPR RI juga diluar perkiraan. Semula, undangannya ditarget hanya 1.000 orang. Namun, pada saat acara, masyarakat yang hadir lebih dari 1.200 orang.

Sementara itu, Evita Nursanty dalam kegiatan tersebut meminta agar masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda  menjadikan empat pilar kebangsaan sebagai filter untuk menyaring masuknya faham yang bisa mengancam keutuhan NKRI. Empat pilar itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

”Saatnya kita bersatu melawan terorisme dan radikalisme. Kita jangan takut tapi harus selalu waspada terhadap bahaya,” tegasnya.

Evita juga meminta masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Caranya, tidak ikut-ikutan menyebarkan berita hoax atau bohong melalui media sosial. (NAK)

Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.