Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hebat! SDN 4 Purwodadi Grobogan Jadi Juara Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional

Kepala Sekolah SDN 04 Purwodadi Widarti usai menerima penghargaan juara I Lomba Budaya Mutu tingkat nasional untuk kategori komponen pembelajaran yang dilangsungkan di Jogjakarta. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi mengesankan diraih Kabupaten Grobogan dalam bidang pendidikan. Hal ini menyusul keberhasilan SDN 04 Purwodadi, Grobogan meraih juara Lomba Budaya Mutu tingkat nasional untuk kategori komponen pembelajaran.

Grand final Lomba Budaya Mutu dilangsungkan di Jogjakarta 7-9 November. Lomba yang baru digelar ketiga kalinya itu diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud.

Pada tahap I atau penjaringan, ada lebih 500 SD negeri rujukan yang ikut serta. Setelah diseleksi, hanya terpilih 217 sekolah yang masuk grand final.

Dalam lomba itu, ada tiga kategori atau bidang penilaian yang ditetapkan. Yakni, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), komponen pembelajaran dan ekstra kurikuler.

“Dalam lomba itu, kami dapat juara I untuk kategori komponen pembelajaran. Kepastian juara diumumkan Kamis malam,” kata Kepala Sekolah SDN 04 Purwodadi Widarti pada wartawan, Jumat (10/11/2017).

Ia menjelaskan, dalam lomba tersebut ada tiga hal yang dinilai dengan bobot penilaian berbeda. Yakni, portofolio dengan bobot 20 persen, visitas dan presentasi yang masing-masing bobot nilainya 40 persen.

“Untuk visitas atau penilaian lapangan sudah dilakukan jauh sebelum grand final. Yakni, tanggal 25 September lalu,” katanya didampingi guru kelas V Sawijo yang bertindak selaku guru pendamping dalam lomba tersebut.

Dalam komponen pembelajaran itu ada beberapa unsur didalamnya. Antara lain, perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan evaluasi.

Widarti mengaku, keberhasilan meraih juara I untuk kategori komponen pembelajaran itu sungguh diluar dugaan. Soalnya, dalam grand final itu, saingannya dirasa cukup berat. Terutama sekolah yang berasal dari kota besar. Selain itu, keikutsertaannya mengikuti lomba budaya mutu itu baru pertama kali ini dilakukan.

“Sebelumnya kami sempat ragu ketika diminta untuk ikut lomba ini. Namun, berkat dorongan dan kepercayaan yang diberikan, kami berupaya untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Alhamdulillah, kami akhirnya bisa jadi juara. Terima kasih atas dukungan dari dinas dan beberapa pihak lainnya,” imbuhnya. (NAK)

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...