Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Geger SPBU Atlantis Mayong Terbakar, Ternyata Ini yang Terjadi


Petugas SPBU Atlantis Mayong berusaha memadamkan api yang berasal dari bak terbuka yang tertutup terpal. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Semalam, warganet dihebokan dengan kabar yang menyatakan bahwa SPBU Atlantis di Dukuh Mayong Turut, Desa Sengonbugel RT/RW 6/3 Kecamatan Mayong terbakar. Namun, kabar tersebut tidak sepenuhnya benar. 

Kapolsek Mayong AKP Karman mengatakan, pihaknya telah menerjunkan petugas untuk menyelidiki kebenaran kabar yang bersliweran di dunia maya itu. Menurutnya, memang benar ada peristiwa kebakaran yang terjadi di areal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum tersebut, akan tetapi bukan menimpa pada fasilitas tersebut. 

“Dari keterangan saksi, yakni petugas keamanan SPBU Atlantis Mayong atas nama Sudibyo (30), memang benar ada peristiwa kebakaran. Namun hal itu menimpa sebagian terpal penutup kendaraan bak terbuka (Suzuki Carry) penjual tahu bulat keliling yang sedang mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis pertalite,” ujarnya, Kamis (9/11/2017). 

Baca: Hingga November, Polisi Tangkap 76 Pelaku Judi di Pati

Dijelaskan kapolsek, kejadian terjadi pada hari Rabu (8/11/2017) malam, pukul 20.10. Saat itu kendaraan bak terbuka yang biasanya dipergunakan berjualan tahu bulat mengisi bbm di pompa nomor tiga SPBU tersebut. Saat sedang dalam proses pengisian bbm, tiba-tiba api muncul dari dalam bak yang ditutupi oleh terpal. 

Mengetahui hal tersebut, petugas kemudian menghentikan pengisian dan menyemprotkan racun api yang telah tersedia, ke bagian yang terbakar. “Saat kejadian, kompor yang berada diatas bak sudah dipastikan mati sebelum melakukan pengisian bbm. Diduga, kebakaran terjadi karena suhu panas didalam bak yang tertutup terpal tersebut, sehingga menimbulkan api karena terpengaruh uap dari bbm,” tuturnya. 

Terkait identitas kendaraan dan pengemudi, pihaknya belum mengantonginya. Hal itu karena, sesaat setelah api dapat dipadamkan, pengemudi langsung pergi, tanpa memberikan keterangan kepada petugas SPBU. 

“Setelah kejadian, SPBU tersebut tetap beroperasi seperti sedia kala,” tutup AKP Karman. 

Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.