Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bantuan Benih Berkurang, Hasil Panen Jagung di Jepara Justru Meningkat 12 Ribu Ton

Suasana panen jagung di Desa Kaliaman, Kecamatan Kembang-Jepara, beberapa saat lalu. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Bantuan benih jagung hibrida  dari pemerintah pusat kepada petani di Jepara menurun. Dibanding tahun lalu, kini hanya ada bantuan untuk 3.000 hektare lahan ladang jagung. 

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, Achid Setiawan, Kamis (9/11/2017). 

“Tahun lalu ada bantuan benih jagung hibrida dari pemerintah pusat untuk lahan seluas 5.386. Namun kini ada pengurangan sekitar 2.386 hektare menjadi hanya 3.000 hektare lahan yang dibantu pada tahun ini,” ujarnya. 

Meski begitu, hal tersebut tidak mengendurkan semangat berladang petani. Ia mengklaim, panen jagung di Jepara justru meningkat bulan-bulan akhir 2017. Hingga Oktober, produksi jagung pipilan kering telah mencapai 70 ribu ton. 

Hal itu menurutnya adalah suatu peningkatan yang sangat signifikan, dibanding tahun lalu yang hanya 58 ribu ton. Sedangkan pada tahun 2015 produksi jagung pipilan kering hanya sebanyak 55 ribu ton. 

“Itu artinya ada kenaikan sekitar 12 ribu ton, bila dibandingkan produksi jagung pipilan kering tahun 2016,” ucapnya. 

Kenaikan itu, menurut Achid, lebih disebabkan meningkatnya luas tanam jagung. Hingga bulan ke 10, luas tanam jagung mencapai 10.760 hektare. Jika dibandingkan tahun 2016, maka peningkatan luas tanam mencapai 2.086 hektare, karena pada masa itu luasan lahan hanya 8.675 hektare. 

Adapun, rerata produksi jagung di Jepara mencapai 8.08 ton pipilan kering per hektare. 

“Meskipun bantuan bibit benih jagung hibrida  dari pemerintah pusat menurun, namun produksi kita meningkat. Tahun depan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng telah memberi kabar, tahun depan petani Jagung Jepara akan memberikan bantuan benih untuk lahan seluas 8.300 hektare,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...