MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puan Beri Sinyal PDIP Bakal Kembali Usung Ganjar Pranowo

277
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat memberi keterangan pers terkait Pilgub Jateng di Gedung Panti Marhen Semarang, Rabu (8/11/2017) malam. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Peluang calon petahana Ganjar Pranowo untuk diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Jateng 2018 semakin menguat. Bahkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani menyebut hingga saat ini Ganjar menjadi kandidat paling kuat untuk mendapatkan rekomendasi.

Ini dikatakan Puan usai melantik pengurus DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Jawa Tengah, di kantor DPD PDI Perjuangan, Semarang, Rabu (8/11/2017) malam.

Puan mengatakan, dalam survey internal yang dilakukan PDI Perjuangan, Ganjar selalu mengumpulkan suara terbanyak dibandingkan kandidat lain.

“Kalau melihat dari survei alhamdulillah incumbent masih kuat. Sampai saat ini belum ada calon yang menurut survei suaranya mengimbangi,” katanya.

Survei ini menurutnya sangat memengaruhi dalam pemberian rekomendasi. Menurut dia, PDI Perjuangan ingin memastikan calon gubernur Jateng tidak hanya mampu memenangi pilkada, tapi juga harus memperkuat suara pada Pilpres 2019.

“Yang jelas sebagai basis suara nasional, siapapun yang didukung di Jateng harus bisa memperkuat suara kita ke depan,” ujarnya.

Terkait nama Ganjar yang terus dikait-kaitkan dengan kasus korupsi KTP elektronik, menurut Puan tidak masalah. DPP menurutnya selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Meski keterkaitan kandidat dengan kasus hukum menjadi pertimbangan, namun hal itu bukan satu-satunya. “Kita hormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah, kita pertimbangkan semua tidak hanya kasus hukum,” tegasnya.

Soal kapan rekomendasi calon gubernur dan calon wakil gubernur dari PDIP turun, Puan belum mau memberi bocoran. Ia mengatakan saat ini proses sedang berlangsung di DPP.

Jateng menurutnya tidak harus buru-buru, karena masih ada waktu hingga batas akhir pendaftaran di KPU pada 7 Januari 2018.

“Proses sudah berjalan dan sudah masuk banyak fit and proper, termasuk incumbent juga ikut proses. Ada 19 provinsi dan 154 kabupaten kota yang pilkada tahun depan. Rekomendasi Jateng ya secepatnya kan masih ada waktu batas waktunya januari,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.