Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Puluhan Warga Binaan Rutan Purwodadi Grobogan Dibekali Ketrampilan Wirausaha

Puluhan warga binaan di Rumah Tahanan Kelas II B Purwodadi, Grobogan mendengarkan pembekalan sebelum mengikuti acara pelatihan wirausaha. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganMeski harus menjalani hukuman, namun puluhan warga binaan yang ada di Rumah Tahanan Kelas II B Purwodadi, Grobogan masih mendapat kesempatan untuk memiliki ketrampilan usaha. Hal ini terlihat dengan adanya pembekalan ketrampilan kewirausahaan bagi puluhan warga binaan, Rabu (8/11/2017).

Pembekalan tersebut diberikan oleh Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Grobogan melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Pelatihan yang diberikan berupa pengolahan limbah plastik menjadi barang layak jual.

Kepala Rutan Purwodadi Surakhmat menyatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 orang yang sedang menjalani masa hukuman diatas satu tahun hingga lima tahun.

”Mereka yang dapat pelatihan ini berusia di bawah 40 tahun atau masih produktif. Dengan pelatihan ini diharapkan, saat bebas nanti mereka masih produktif dan bisa terus mengembangan ilmu wirausaha yang didapat,” ujarnya.

Kepala SPNF SKB Grobogan Yuni Astutik menngukapkan, kegiatan PKW tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Pembinaan Khusus dan Pelatihan Ditjenpaud dan Dikmas Kemendikbud. Program PKW tersebut bersumber dari dana APBN dan selanjutnya akan dilaksanakan secara rutin.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya dilakukan sekali saja. Warga binaan itu nantinya akan mendapatkan pendampingan selama tiga bulan. Selama masa pendampingan, hasil karya dari warga binaan akan dijual ke distributor.

”Hasil dari penjualan akan ditabung sebagai bekal para warga binaan saat mereka bebas nanti. Sudah ada distributor yang siap menerima hasil karya para warga binaan ini. Warga binaan yang mengikuti pelatihan nantinya juga akan dapat bantuan modal dan alat usaha,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam pelatihan itu, warga binaan dilatih membuat beragam barang dari limbah plastik. Antara lain, pembuatan bronjong, tas belanja, hingga tempat sampah.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...