Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pejabat Dinas Pertanian Kalimantan Selatan Belajar Budidaya Kedelai ke Grobogan

408
Rombongan tamu dari Kabupaten Balangan, Kalsel melihat proses pembuatan tempe higienis di Rumah Kedelai Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganDinas Pertanian Grobogan kedatangan rombongan tamu dari wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (1/11/2017). Rombongan yang berjumlah sekitar 20 orang ini berasal dari Kabupaten Balangan, Kalsel.

Rombongan dari Kalsel ini dipimpin Sekretaris Dinas Pertanian Balangan Rusdiansyah. Selain pejabat dari dinas pertanian, dalam rombongan itu juga terdapat anggota DRPD, kelompok tani dan sejumlah pelaku usaha di Balangan.

Rusdiansyah menyatakan, tujuan utama datang ke Grobogan adalah ingin menimba ilmu seputar budidaya kedelai. Namun, pihaknya juga ingin belajar budidaya tanaman pangan lainnya, seperti Jagung dan Padi. Sebab, selama ini Kabupaten Grobogan merupakan salah satu sentra penghasil padi, jagung, dan kedelai atau Pajale.

Dijelaskan, salah satu hal yang ingin dikembangkan di daerahnya adalah penanganan produk pasca panen. Yakni, membuat aneka makanan dari hasil tanaman pangan. Salah satunya, membuat tempe dari bahan kedelai lokal. Seperti yang terdapat di Rumah Kedelai Grobogan (RKG).

“Apa yang sudah dilakukan Dinas Pertanian Grobogan ini kami nilai sangat bagus. Jadi, tidak hanya budidaya saja tetapi juga pengembangan hingga pasca panennya,” terangnya.

Rombongan tamu dari Kalsel diterima langsung Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto di RKG. Selama berada di RKG, rombongan dari Kalsel sempat mendapat banyak penjelasan mengenai budidaya kedelai andalan varietas Grobogan.

Setelah itu, rombongan juga diajak melihat proses produksi tempe dan tahu higienis serta beragam makanan ringan dari bahan kedelai di lokasi tersebut.

“Terus terang, saya merasa bangga ada rombongan dari jauh yang memilih Grobogan sebagai lokasi belajar budidaya kedelai. Harapan saya, apa yang didapat dari sini membawa manfaat dan bisa secepatnya diaplikasikan di Kabupaten Balangan,” jelasnya.

Setelah dari RKG, rombongan tamu sempat diantarkan untuk melakukan kunjungan lapangan. Yakni, melihat lahan kedelai kelompok tani (Poktan) Ngudi Rejeki I Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi. Di daerah tersebut, saat ini sudah banyak terdapat tanaman kedelai yang berumur sekitar satu bulan.

Poktan Ngudi Rejeki I menjadi tempat yang tepat untuk belajar kedelai. Soalnya, poktan itu baru saja baru saja dinobatkan jadi juara nasional dalam kategori kelompok tani berprestasi komoditas kedelai. 

Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.