Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggotanya Tembak Warga Sampai Mati, Kapolda Jateng Minta Maaf

Irjen Pol Condro Kirono, Kapolda Jawa Tengah. (Dokumen)

MuriaNewsCom, Semarang – Kasus penembakan brutal yang dilakukan oknum polisi di halaman Hotel Karlita, Kota Tegal, mencoreng institusi kepolisian. Apalagi aksi yang dilakukan brigadir RE itu membuat satu orang kehilangan nyawa dan satu lainnya harus dirawat di rumah sakit.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menyatakan prihatin dan meminta maaf atas kasus tersebut. Kapolda juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia.

Ia pun memastikan oknum polisi yang menembak warga hingga mati tersebut telah ditahan dan diproses sesuai hukum. ”Brigadir RE sudah ditangani, sudah ditahan dan kini diproses,” katanya.

Kapolda memastikan, pelaku akan menjalani dua proses hukum. Yakni tindak pidana umum dengan ditangani Polres Tegal dan proses kode etik, yang ditangani Propram Polda Jateng.

Wakil Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andy Rifai, sebelumya juga membenarkan anggota kepolisian berpangkat brigadir berinisial RE yang terlibat penembakan di Kota Tegal merupakan anggota Polresta Surakarta.

Baca : DETIK-DETIK Oknum Polisi Tembak Warga di Halaman Hotel di Tegal

RE baru beberapa bulan terakhir bertugas di Polresta Surakarta. Sebelumnya, dia bertugas di Polres Tegal.

Dia mengatakan RE di Kota Tegal dalam rangka menjenguk keluarganya yang sedang sakit. Polresta memberikan izin kepada RE untuk pulang kampung halaman.

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa bersama jajarannya segera melakukan penelusuran atas kasus penembakan brutal yang terjadi di halaman Hotel Karlita Kota Tegal, Kamis (29/9/2017).

Semmy mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi dan telah mengamankan RE, seorang oknum anggota polisi yang diduga sebagai pelaku serta memastikan akan diproses secara hukum.

“Pelaku sudah kita amankan, dan sedang kita proses pidananya, termasuk kode etik akan diproses oleh Propam Polda Jateng,” ungkap kata Semmy Ronny kepada wartawan di mapolres setempat.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...