Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pendaki Gunung Slamet Hilang Sudah 2 Hari, dan Kini …

Gunung Slamet. (Facebook)

MuriaNewsCom, Banyumas – Seorang pendaki hilang di Gunung Slamet. Kali ini adalah Warga asal Pegirikan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Moh Charis Munandar (23). Charis hilang sejak Minggu (24/9/2017). Hingga Selasa (26/9/2017), tim gabungan dari berbagai elemen SAR masih melakukan pencarian dengan menyusuri lereng Gunung Slamet.

Charis sebelumnya mendaki bersama delapan orang rekannya dan seorang pemandu, Damuri, warga Tegal, melalui jalur Guci, Kabupaten Tegal. Delapan orang rekannya, adalah Khusnul Aqiqah (21), Galang Bela Nusa (19), Ahmad Willy (18), Rizki Reza Adam (17), A Zubaedi (27), Yuli Mulyawati (23), Miftah (25), dan Adi Sunanto (18)

Mereka mendaki pada Sabtu (23/9/2017), dan berhasil sampai puncak gunung pada Minggu (24/9/2017) pukul 09.00 WIB. Saat mereka turun itulah, Charis menghilang.”Kami menduga survivor (Charis) terpisah saat perjalanan turun. Menurut rekan-rekannya, kondisi lingkungan saat turun mulai berkabut,” kata Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Noer Isrodin dikutip dari tribunjateng.com.

Keterangan beberapa rekan korban, korban terpisah dengan teman-temannya saat sedang melakukan perjalanan turun dari puncak Slamet. Charis pamit buang air besar (BAB) beberapa saat setelah turun dari puncak. Informasinya, saat itu kondisi sekitar puncak Slamet sedang diselimuti kabut tebal.

Baca : Pendaki yang Hilang 3 Hari di Gunung Slamet Ketemu, Begini Nasibnya

Delapan pendaki dan satu pemandu sempat mencari keberadaan Charis tapi tak membuahkan hasil. Rombongan bersepakat turun pada pukul 13.00 WIB tanpa Charis. Selanjutnya, peristiwa hilangnya Charis dilaporkan rombongan pendaki ke Basecamp Gupala. Lantas, Tim SAR gabungan mencari keberadaannya.

Pencarian melibatkan Tim SAR Purbalingga yang naik melalui jalur pendakian Bambangan untuk ikut membantu menyisir dijalur pendakian Guci, Tegal. “Ya betul ada 12 personel (ikut menyisir). Untuk saat in kami belum dapat info perkembangan dari tim kami yang meluncur tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Slamet Ardiansyah Koordinator Tim SAR Jalur Bambangan, Purbalingga Selasa (26/9/2017).

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Moelwahyono mengatakan hingga tadi pagi, Tim SAR Gabungan yang telah berangkat menuju puncak Gunung Slamet melalui jalur Guci. Namun sampai saat ini belum menemukan titik terang pendaki yang hilang tersebut.

Sejak Senin (25/9/2017), Tim SAR Gabungan yang berada di Guci juga sudah berkoordinasi dengan Pos Pendakian Bambangan, Purbalingga yang langsung memberangkatkan timnya menuju Gunung Slamet. Kondisi lereng Gunung Slamet yang saat ini kerap terjadi hujan dan kabut tebal, membuat upaya pencarian cukup sulit dilakukan.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...