Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Makam Ki Ageng Sentono di Tanjungsari Pati Bikin Penasaran Peziarah Luar Daerah

Sejumlah tokoh setempat berziarah di Makam Ki Ageng Sentono, Desa Tanjungsari, Tlogowungu, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Makam Ki Ageng Sentono di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, menarik minat wisatawan luar daerah. Puncak kunjungan biasanya terjadi pada malam satu Sura.

Makam tersebut berada di tanah aset milik desa, tepatnya di Dukuh Bontro. Antusiasme pengunjung yang datang membuat pemdes berencana mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata religi.

“Makam ini sudah menjadi aset desa dan tidak ada pajaknya. Pemdes sepakat kawasan makam ini dimanfaatkan untuk kepentingan agama dan wisata religi,” ujar Kepala Desa Tanjungsari, Rubai, Selasa (26/9/2017).

Dulu, kata Rubai, masyarakat menemukan batu bata ukuran 3×3 meter yang tertata seperti makam. Semula masyarakat tidak mengetahui benda aneh mirip petilasan tersebut.

Namun setelah ditelusuri, tumpukan batu bata kuno tersebut ternyata makam Ki Ageng Sentono, ulama besar murid Sunan Bonang yang ditugaskan di Dukuh Bontro untuk menyiarkan agama Islam.

Ahmad, pengelola makam menambahkan, Ki Ageng Sentono juga dikenal sebagai Sykeh Nurul Yaqin atau Sunan Kuwu. Beliau disebut sebagai keturunan Sunan Muria dan Roroyono, seorang putri Sunan Ngerang.

“Kalau ditarik silsilah ke atas, Ki Ageng Sentono juga keturunan dari Sunan Kalijaga dari pihak Sunan Muria dan keturunan Brawijaya melalui garis Ngerang,” ungkap Ahmad.

Dia menyebut, pengunjung yang berziarah di Makam Ki Ageng Sentono berasal dari berbagai daerah, seperti Pati, Kudus, Semarang, Surabaya, bahkan pengunjung luar Jawa.

Tak sekadar wisata religi, pengunjung datang biasanya untuk berwasilah kepada Ki Ageng Sentono.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...