Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ngeri! Ternyata Sampah di Grobogan Tiap Hari Segini Banyaknya

Petugas tengah mengangkut sampah ke dalam truk untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Untuk mengatasi persoalan sampah tampaknya bukan persoalan sederhana. Selain kerja sama dengan berbagai komponen masyarakat, penanganan sampah juga butuh dukungan dana yang tidak sedikit.

Sebagai gambaran, volume sampah yang ada di wilayah Grobogan berkisar 160 meter kubik per hari. Dari jumlah ini, sekitar 100 meter kubik merupakan volume sampah di Kota Purwodadi.

Sampah dari kawasan kota ini setiap harinya diambil petugas dan dikumpulkan di tempat penampungan sampah sementara (TPS) terdekat, yang sudah disiapkan di beberapa titik. Biasanya, pengambilan sampah dari tempat pemukiman dilakukan pagi hari.

Kasi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Noer Rochman menyatakan, ada beberapa TPS yang ada di kawasan kota. Antara lain, di sejumlah pasar, seperti Pasar Induk, Pasar Nglejok, Pasar Danyang, dan Pasar Agro. Kemudian, ada juga di bekas terminal bus dan Jalan Soponyono III.

“Jumlah TPS ini sudah lumayan banyak. Dari sini, sampah yang diangkut petugas dari berbagai tempat dimasukkan dalam kontainer dan selanjutnya dipindahkan ke TPA,” katanya.

Mengingat banyaknya volume sampah di kawasan kota, pengambilannya dari TPS menuju TPA biasanya dilakukan dua kali, pagi dan sore. Hal itu guna menekan sisa sampah yang bisa mengganggu lingkungan sekitar. Sebab, lokasi TPS ada yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.

Baca : Bau Sampah di Pinggir Jalan Raya Godong-Juwangi Bikin Warga Mangkel

Untuk mengatasi sampah di kawasan kota, ada cukup banyak petugas kebersihan yang terlibat. Yakni, 57 penyapu jalan, 57 pengambil sampah dengan armada becak dan kendaraan roda tiga. Kemudian, ada pula dukungan tenaga khusus yang menggunakan beberapa armada truk.

Meski sudah banyak tenaga yang terlibat, namun volume sampah tidak bisa terangkut semuanya ke TPA. Penyebabnya, terkadang masih ada petugas maupun masyarakat yang membawa sampah ke TPS setelah jadwal pengambilan dilakukan.

Khususnya, setelah pengambilan dari TPS pada sore hari. Namun, volume sampahnya tidak besar. Tidak mencapai satu kontainer.

Selain di wilayah kota, sejauh ini sudah ada dua TPS lagi yang dimiliki. Yakni, di Desa Mojorebo, Kecamatan Wirosari, dan di Kecamatan Godong. Keberadaan TPS ini untuk menampung sampah di sekitar wilayah tersebut.

“Sampah di TPS di luar Purwodadi juga rutin diambil tiap hari. Satu lokasi TPS lagi sedang kita siapkan di Kecamatan Gubug. Keberadaan TPS disitu akan bisa menampung sampah-sampah di wilayah barat,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...