Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Petualangan 3 Copet Spesialis Penumpang Bus di Solo Berakhir

FOTO ILUSTRASI (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Solo – Sepintar-pintarnya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah itu menggambarkan tertangkapnya tiga pencopet kawakan di wilayah Solo. Tiga orang pencopet yang biasa beroperasi di sejumlah bus AKAP di daerah Serengan, Solo, akhirnya dibekuk polisi setempat.

Ketiga pelaku tersebut,  Mulut (51) warga Kragilan Kadipiro Banjarsari Solo; Muji Lesmono (48) warga Bibis Baru Nusukan; dan Joko Ariyanto (49) warga Balong Sudiroprajan Solo.

Di hadapan wartawan, Polsek Serengan melakukan gelar perkara, Jumat (22/9/2017).  Kapolsek Serengan Kompol Giyono, menjelaskan, bahwa ketiga pelaku ditangkap beberapa hari lalu.

Baca :  Gara-gara Kambing Ribut, Pemilik Rumah di Tambirejo Grobogan Ini Selamat dari Kebakaran

Para pelaku melakukan aksinya terakhir pada 6 Agustus 2017. Saat itu, pelaku beraksi di salah satu bus yang melintas di Jalan Yos Sudarso Geblekgan Solo. Dengan korbannya salah satu warga Wonogiri, Nila Ningrum.

Kerugian yang didera akibat ulah mereka pada hari itu berupa ponsel Lenovo, surat identitas, kartu ATM BRI, dan uang Rp 200 ribu. “Polisi mendapatkan laporan dari korban tak lama setelah kejadian,” kata Giyono.

Dilansir dari Antarajateng.com, polisi segera melakukan penyelidikan selama satu bulan kemudian baru berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menangkap tiga pelakunya. Giyono mengatakan polisi berhasil mengungkap setelah salah satu pelaku mengambil uang milik korban dengan menggunakan kartu ATM BRI di kawasan Mojosongo Solo, senilai Rp5 juta.

“Kami mengecek identitas pelaku melalui monitor CCTV di ATM BRI Mojosongo, dan hasil itu, kemudian dicocokan dengan keterangan saksi awak bus terkait. Kami awalnya berhasil menangkap tersangka Joko Ariyanto di depan Pasar Telukan Grogol Sukoharjo, pada tanggal 13 September,” ucapnya.

Polisi melakukan pengembangan dari hasil penangkapan tersangka Ari, kemudian menangkap tersangka Mulut dan Muji Lesmono di rumahnya masing-masing, Kamis (21/9) sekitar pukul 10.00 WIB. “Tersangka mengaku melakukan aksi pencopetan di dalam bus AKAP sudah selama 10 tahun ini, dan baru ditangkap di Solo,” ungkap Giyono.

Tersangka Ari berperan menghadang-hadangi jalannya calon korbanya saat turun dari bus, sedangkan tersangka Mulut dan Lesmono sebagai eksekusi atau mengambil barang-barang di tas korbannya.

Tersangaka mengaku hasil dari kejahatan dibagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sebagian untuk foya-foya. Atas perbuatan ketiga tersangka dikenai Pasal 363 KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberatan terhadap barang dan dilakukan secara bersama-sama, ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...