Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Aksi Petugas Kejar Orang Gila di Pinggir Sungai Serang Grobogan Bikin Kaget Warga

Petugas gabungan sedang mengejar orang gila yang ditemui di sebelah timur jembatan Sungai Serang, Selasa (19/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sejumlah warga Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi yang tinggal di sebelah timur Jembatan Serang sempat dibikin kaget. Hal ini menyusul adanya petugas dari Dinas Sosial dan Satpol PP yang sedang mengejar orang gila, Selasa (19/9/2017).

Petugas gabungan terpaksa melakukan pengejaran karena pria gila lari saat akan ditangkap. Orang gila yang diperkirakan berusia 35 tahun itu langsung lari ke perkampungan begitu dihadang dua petugas yang berboncengan motor.

Melihat sasarannya lari, petugas lainnya yang ada di dalam truk langsung turun dan membantu mengejar orang gila tersebut. Beberapa ibu-ibu yang sedang menjemur pakaian sontak kaget ketika ada banyak orang berlarian di depan rumahnya.

”Lho, ini ada apa. Kok tiba-tiba ada banyak orang lari-lari di sini,” tanya salah seorang warga.

Semula, warga mengira kalau petugas itu sedang mengejar penjahat. Setelah dijelaskan salah seorang petugas, warga terlihat tertawa.

”Oalah, ternyata ngoyak (ngejar) wong edan. Tak kira ngejar maling,” kata warga.

Upaya pengejaran itu akhirnya gagal membuahkan hasil. Pria yang diindikasikan orang gila itu lari tunggang langgang menyusuri pinggiran sungai Serang menuju ke arah selatan. Petugas yang kehilangan jejak akhirnya memutuskan balik ke Purwodadi.

Sebelumnya, pria gila itu sudah hampir tertangkap petugas gabungan saat berada di emperan pertokoan di kompleks ruko Kencana Purwodadi. Namun, saat akan digelandang ke dalam truk, orang gila ini berontak dan kabur ke kawasan alun-alun.

Petugas gabungan kemudian melakukan razia ke sekitar Pasar Purwodadi dilanjutkan menuju ka arah kecamatan Penawangan, Godong, dan Karangrayung. Sepanjang perjalanan, petugas hanya mendapatkan satu orang gila di Pasar Karangrayung.

Saat perjalanan pulang ke Purwodadi itulah, rombongan petugas gabungan berpapasan lagi dengan orang gila yang sebelumnya hampir tertangkap di kompleks ruko Kencana Purwodadi. Namun, orang gila ini lagi-lagi berhasil lolos dari incaran petugas.

Kasi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinas Sosial Grobogan Wahyu Imam Rifai menyatakan, razia dilakukan karena keberadaan orang gila di kawasan kota Purwodadi terkadang bikin sebagian warga resah. Tidak jarang, orang gila ini suka bikin ulah. Misalnya mengganggu orang lewat, berteriak tidak karuan sepanjang jalan dan melempari rumah warga dengan batu kecil.

Rifai mengatakan, dalam razia hari ini, hanya satu orang gila yang berhasil didapat. Kondisi ini sempat membuatnya heran karena biasanya banyak sekali orang gila yang berkeliaran di jalanan atau sekitar pasar.

”Hari ini, kita hanya dapat satu orang gila saja. Orang gila yang terjaring razia akan kita rehabilitasi,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...