Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Komisi B Sidak Pembangunan Pasar Piji dan Pentaan PKL Colo, Ini yang Ditemukan

INFO DPRD KUDUS

605
Komisi B DPRD Kudus saat melakukan sidak di proyek Penataan PKL Colo. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Komisi B DPRD Kudus menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Pasar Piji dan proyek penataan PKL di kawasan Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (18/9/2017). Dari hasil sidak itu, dewan menemukan fakta-fakta yang membuat mereka kecewa.

Di Pasar Piji, proyek pembangunan yang telah menyedot anggaran dengan nilai sebesar Rp 26 miliar dalam dua tahun anggaran itu, ditemukan adanya titik pembangunan yang tak sesuai. Ketua Komisi B DPRD Kudus, Mukhasiron menyoroti adanya bagian bangunan yang kuran memerhatikan kualitas dan estetika bangunan.

”Ada bagian yang retak dan tidak dikerjakan dengan benar. Terutama pada pekerjaan tahap awal,” katanya.

Kondisi yang sama juga terjadi saat Komisi B mendatangi proyek penataan PKL Colo, yang nilai kontraknya mencapai Rp 24 miliar. Kembali anggota dewan dibuat kecewa dengan pengecoran talud yang menjadi bagian dari pekerjaan.

Ia melihat pengecoran talud tersebut kurang maksimal. Pasalnya, ada beberapa bagian cor yang terlihat kurang rapi dan sedikit retak.

”Ada bagian yang retak dan tidak dikerjakan dengan benar. Terutama pada pekerjaan tahap awal,” ujarnya.

Pihaknya berharap kontraktor bisa memperhatikan pekerjaan yang dilaksanakan. Jangan sampai proyek publik yang menelan anggaran puluhan miliar tersebut kualitasnya mengecewakan.

Komisi B juga berencana memanggil dinas terkait untuk menjelaskan pelaksanaan proyek-proyek tersebut.

Aris, pelaksana proyek Penataan PKL Colo membantah kalau pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai spesifikasi. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan tetap memperhatikan spesifikasi serta RAB yang sudah ditentukan.  ”Untuk spesifikasinya, tetap sesuai dengan yang ditentukan,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.