Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kisah Ibu Negara Iriana Jokowi yang Diragukan Perajin Kulit Ikan di Boyolali

Iriana Jokowi saat mendatangi tempat kerajinan galeri kulit pari di Dukuh Sambon RT 08/02 Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. (detik.com)

MuriaNewsCom, Boyolali – Pemilik galeri kerajinan dompet dan tas kulit ikan pari di Boyolali kedatangan tamu istimewa, yaitu Iriana Jokowi. Tapi siapa sangka jika pemilik galeri, Wawan Purnomo tak tahu jika yang datang adalah ibu negara.      

Iriana Jokowi membeli dompet dan memesan tas di sebuah galeri kerajinan kulit ikan pari di Boyolali. Iriana datang tanpa pengawal dan tampil sederhana, sampai-sampai pemilik galeri meragukan tamunya adalah Ibu Negara.

Dari foto yang ditunjukkan pemilik galeri tersebut, Wawan Purnomo, Iriana tampak mengenakan jilbab abu-abu tanpa make up tebal. Wawan berccerita, Iriana yang datang pada Jumat (15/9) sekitar pukul 10.00 WIB datang hanya bersama sopirnya.

Meski dalam hati Wawan merasa yang datang tersebut adalah Iriana, tapi dia sempat ragu untuk memastikannya.  Hanya, hal itu tak berani dia ungkapkan langsung kepada Iriana. Selain itu dia juga tidak mengira sama sekali Iriana akan datang langsung ke rumahnya untuk membeli tas hasil kerajinannya.

Di awal-awal kedatangan Iriana, Wawan sempat menanyakan tentang pekerjaan kepada tamunya tersebut. Namun dijawab Iriana Jokowi, kalau dirinya hanya merupakan ibu rumah tangga. “Saat itu Ibu Iriana hanya mengaku kalau dari Solo, ibu rumah tangga,” terang pemilik Zalfa Leather ini, Senin (18/9/2017) dikutip dari detik.com.

Sekitar satu jam di tempat tersebut, di sela-sela Iriana memilih tas dan dompet akhirnya Wawan memberanikan diri untuk memastikan bahwa yang datang tersebut benar Iriana Jokowi.

“Baru di akhir-akhir baru saya tanya. ‘Maaf Ibu mirip ibu Iriana’. Terus dijawab, ‘Iya pak saya ibu Iriana’. Setelah itu saya mau tanya-tanya lebih jauh malah takut. Seperti nggak percaya kerawuhan (kedatangan) ibu Presiden. Yang bikin ragu itu karena tidak ada pengawalan,” kata Wawan.

Iriana saat itu langsung membeli 4 dompet kulit ikan pari. Harganya per buah dibanderol Rp 350 ribu. Selain itu, Iriana juga memesan sebuah tas jinjing kulit ikan pari berwarna hitam. Saat ini para pengrajin sedang mengerjakan tas kulit ikan pari pesanan Iriana Jokowi. Wawan meminta waktu satu pekan untuk menyelesaikan tas seharga Rp 1 jutaan ini.

“Untuk tas yang dipilih tas jinjing. Modelnya sudah setuju, Hanya bahannya minta semuanya dari kulit ikan pari,” kata Wawan.

Wawan memperlihatkan tas jinjing berukuran kecil. Model tas jinjing yang tersedia di showroom Zalfa Leather milik Wawan tersebut, merupakan kombinasi kulit ikan pari dan kulit sapi dengan warna merah dan hitam. Kulit ikan pari berwarna merah dan kulit sapi berwarna hitam.  “Yang kita buat untuk Ibu Jokowi full kulit pari. Harganya Rp 1 jutaan,” jelasnya.

Tas pesanan Iriana Jokowi tersebut kini sedang dikerjakan. Wawan meminta waktu satu minggu untuk mengerjakannya, terhitung sejak Jumat (15/9) lalu.

“Sebenarnya Ibu Iriana Jokowi tidak membatasi kapan tas itu harus jadi. Setelah tasnya jadi, saya disuruh telepon. Saya sudah ditinggali nomor teleponnya,” ucap Wawan.

Iriana datang langsung ke rumah Wawan di Dukuh Sambon RT 08/02 Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali pada hari Jumat (15/9) lalu.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...