Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tangis Haru Keluarga Ngatminah Gadis Berpenyakit Langka saat Dibantu Pencinta Lovebird Indonesia Senilai Rp 86 Juta

Antok (kanan), anggota Pencinta Lovebird Indonesia saat menyentuh rambut Ngatminah yang terbaring di kamar selama tujuh tahun karena penyakit kulit langka yang dideritanya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sunarno, kakak Ngatminah warga Semirejo RT 3 RW 8, Gembong, Pati, tak kuasa menahan tangis saat didatangi puluhan pencinta burung lovebird seluruh Indonesia, Minggu (17/9/2017).

Dia terharu mendapatkan bantuan uang tunai senilai Rp 86 juta dari Pencinta Lovebird Indonesia untuk pengobatan adiknya, Ngatminah (15), penderita penyakit kulit langka yang tak kunjung sembuh sejak tujuh tahun yang lalu.

Ngatminah menderita penyakit kulit aneh sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar (SD). Saat itu, Ngatminah masih berusia delapan tahun.

Berbagai upaya dilakukan untuk penyembuhan Ngatminah. Namun, upaya itu kerap gagal karena keterbatasan biaya.

Kulit Ngatminah melepuh dan mengelupas di sekujur tubuh. Bocah yang semestinya sudah menginjak sekolah di bangku SMA ini terpaksa hanya terbujur di kamar dan mendapatkan perawatan dari keluarga.

Baca : 4 Tahun Idap Penyakit Aneh, Ngatminah Terpaksa Putus Sekolah

Perwakilan Pencinta Loverbird Indonesia, Hadi mengatakan, dana Rp 86 juta yang diserahkan kepada keluarga Ngatminah merupakan hasil dari lelang burung kesayangan mereka. Dana itu berhasil dihimpun dari pegiat burung lovebird di seluruh Indonesia.

“Ada yang menyerahkan uang secara langsung, transfer via rekening bank, hingga lelang burung lovebird. Hasil lelang itu disumbangkan untuk pengobatan adik Ngatminah,” ujar Hadi.

Hanya dalam waktu lima hari, pihaknya berhasil mengumpulkan dana Rp 86 juta yang didapatkan dari pencinta lovebird Pekalongan, Madura, Lamongan, Jakarta, Surabaya, Bali, terutama Pati.

Sementara informasi penyakit Ngatminah disebarkan melalui media sosial Facebook dan WhatsApp. “Uangnya kami serahkan kepada pemerintah desa supaya bisa dikelola. Uang itu didedikasikan untuk keperluan penyembuhan,” imbuh Hadi.

Kaur Umum Semirejo, Sundoyo yang menerima uang tersebut mengucapkan terima kasih kepada pencinta burung lovebird di seluruh Indonesia yang sudah menghimpun dana untuk penyembuhan warganya, Ngatminah.

Uang itu akan dibuatkan rekening atas nama Sundoyo, tetapi buku rekening dibawa keluarga. Langkah itu dilakukan supaya pengelolaan dana untuk pengobatan Ngatminah berjalan dengan baik.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Ngatminah Ternyata Idap Penyakit Langka

Comments
Loading...