Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dibantu Jualan Bule Cantik, Jamu Warga Tarub Grobogan ini Ludes dalam Hitungan Menit

429
Joana Marcao, bule asal Portugal ikut jualan jamu di Desa Tarub Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Suasana perempatan Jalan Purwodadi-Blora menuju arah Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Selasa (29/8/2017) mendadak heboh.

Penyebabnya, ada perempuan bule yang mendadak menawarkan jamu gendong pada orang yang ada di sekitar lokasi itu.

Hadirnya bule berparas cantik ini tak ayal sempat bikin kaget dan mengundang daya tarik orang untuk membeli jamu. Hasilnya, hanya dalam tempo lima menit dagangan yang dijajakan sudah ludes dibeli orang.

Munculnya penjual jamu yang tidak disangka-sangka juga dimanfaatkan warga setempat untuk foto bareng. Bahkan, sebagian warga sempat saling berebut untuk bisa foto dengan penjual jamu istimewa tersebut.

Penjual jamu cantik ini memang asli orang luar negeri. Namanya, Joana Marcao yang berasal dari Portugal. Perempuan ini sudah berada di Desa Tarub sejak pertengahan Agustus lalu, dalam kapasitasnya sebagai relawan lembaga sosial internasional yang peduli dengan masalah HIV/AIDS.

Selama berada di Desa Tarub, sudah banyak aktivitas yang dilakukan Joana bersama masyarakat. Salah satunya adalah membantu jualan jamu gendong yang biasa dikerjakan Mariman (35), warga Desa Tarub yang sudah hampir 10 tahun jadi penjual jamu keliling.

“Mbak Joana ini minta izin ikut bantu jualan jamu gendong. Setelah dibantu jualan, dagangan saya laris manis. Dalam hitungan menit saja sudah ludes. Padahal, biasanya baru habis setelah keliling seharian,” katanya.

Kepala Desa Tarub Ali Maskuri menyatakan, jumlah relawan yang ada di desanya ada dua orang. Selain Joana, ada Kozumoto yang berasal dari Jepang. Keduanya akan bertugas jadi relawan hingga akhir bulan Agustus ini.

Beberapa hari lalu, kedua relawan itu juga sempat menyaksikan pagelaran wayang kulit di Balai Desa Tarub. Saat sesi goro-goro atau guyonan, Joana bahkan sempat didaulat untuk menyanyi sebuah lagu Jawa bertitel ‘Suwe Ora Jamu’. Saat menyanyi, para penonton sempat dibuat tertawa karena logat Joana yang belum begitu fasih berbahasa Jawa itu terdengar lucu.

“Selain nyanyi Suwe Ora Jamu, Mbak Joana juga pingin ikut bantu Pak Mariman jualan jamu keliling. Saat Mbak Joana bantu jualan jamu memang suasanya jadi heboh dan meriah,” katanya, Selasa (29/8/2017).

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.