Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ratusan Santri di Pati Diajari Wirausaha Berbasis Teknologi Informasi

390
Santri, pelajar dan mahasiswa mengikuti workshop technopreneurship di Ponpes Al Falah, Desa Kadilangu, Trangkil, Pati, Sabtu (26/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ratusan santri, pelajar dan mahasiswa diajari wirausaha berbasis teknologi informasi (IT) dalam workshop technopreneurship bertajuk “Membangun Spirit Technopreneurship Pelajar dan Santri di Era Teknologi Informasi” di Ponpes Al Islah, Desa Kadilangu, Trangkil, Pati, Sabtu (26/8/2017).

Kegiatan tersebut diadakan Java Literacy School bekerja sama dengan PC IPNU IPPNU Pati dan Arus Informasi Santri (AIS) Jawa Tengah.

Tiga narasumber yang hadir, antara lain Hasan Chabibie dari Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, internet marketer Rifan Heryadi, dan santripreneur IPNU Pati Irham Shodiq.

“Arus teknologi informasi sudah tidak bisa dibendung lagi. Ini tidak bisa dihindari sehingga harus ditangkap dengan baik oleh para santri, pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan usahanya,” kata Hasan.

Lebih dari itu, Hasan menjelaskan, pelaku wirausaha berbasis IT di Indonesia masih sebatas menggunakan karya orang lain, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan sejenisnya. Mereka belum memiliki kemampuan untuk memproduksi teknologi untuk pengembangan usaha.

Kendati demikian, sikap melek IT sangat diperlukan agar para santri tidak tertinggal dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan IT sebagai usaha memasarkan produk dianggap sangat penting untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Sementara itu, Rifan menambahkan, warga Indonesia memiliki pengguna media sosial tertinggi se-Asia. Karena itu, kondisi itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk memasarkan produk-produk usahanya melalui IT.

“Generasi muda, para santri, pelajar dan mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan bekal keterampilan untuk menyongsong arus teknologi informasi yang semakin tinggi. Terlebih, dunia masa depan akan menggunakan basis teknologi sehingga harus dipersiapkan sejak sekarang,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.