Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa Ponpes Pelita Purwodadi Dilarikan ke Klinik Kesehatan

255
Salah satu siswa Ponpes Pelita yang mengalami keracunan masih menjalani perawatan di klinik kesehatan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan siswa dan siswi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Pelita Purwodadi, terpaksa dilarikan ke sebuah klinik kesehatan. Gara-garanya, puluhan anak ini merasa lemas dan beberapa di antaranya bahkan sempat pingsan.

Informasi yang didapat menyebutkan, puluhan siswa dan siswi itu dilarikan ke klinik secara bertahap. Yakni, mulai Rabu petang hingga pagi tadi.

Setelah sampai di klinik yang ada di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi, sebagian anak ini mendapat perawatan lebih intensif dan dipasang selang infus. Usai mendapat perawatan, sebagian korban sudah boleh pulang dan hanya menjalani rawat jalan. Pihak keluarga juga sudah terlihat di klinik untuk mendampingi korban.

Penyebab kejadian ini diduga akibat keracunan makanan. Kabar yang beredar, siang hari sebelum merasa lemas, puluhan anak tersebut sempat menyantap makanan yang dibeli dari luar pondok. Beberapa jam setelah makan, mulai ada anak yang mengalami gejala mual, kepala pusing dan perut terasa panas.

Kepala Ponpes Pelita Muh Solikin, mengatakan jumlah anak didiknya yang menjalani perawatan medis akibat diduga keracunan makanan ada ‎ 23 orang. Dari hasil pemeriksaan dokter, puluhan murid itu mengalami keracunan makanan‎.

“Totalnya ada 23 murid SMP dan SMA. Mayoritas adalah siswa SMP. Pihak keluarga korban juga telah kita untuk mendampingi perawatan anak-anaknya. Untuk biaya pengobatan nanti kita tanggung,” jelasnya pada wartawan, Kamis (17/8/2017).

Menurutnya, siswa-siswi itu keracunan makanan dari hasil jajan di luar pondok, usai pelajaran sekolah. Sebelumnya, pihaknya sudah sering kali mengimbau pada siswa agar tidak sembarangan jajan di luar karena sudah disediakan makan.

Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.