Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Uniknya Upacara HUT RI di Atas Air di Kampung Laut Cilacap

Kegiatan upacara di atas air Laguna Segara Anakan di Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Cilacap – Ada beragam cara dilakukan warga merayakan HUT ke 72 RI. Seperti yang dilakukan oleh ratusan warga Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. Mereka menggelar upacara di tengah Laguna Segara Anakan, Kamis (17/8/2017).

Uniknya, karena pelaksanaan upacara di Kecamatan Kampung Laut berbeda dengan di wilayah lain. Upacara dilakukan di atas air.

Di halaman kantor kecamatan pelaksanaan peringatan detik-detik proklamasi dilaksanakan. Baik inspektur upacara,komandan upacara, tiang bendera, maupun peserta upacara berada di atas perahu-perahu yang berjajar di atas sungai, terkecuali undangan utama.

Camat Kampung Laut Nurindra Wahyu memulai upacara, dengan diantar menggunakan perahu diantar satpol PP menuju mimbar utama yang terdiri dari 2 perahu dijadikan satu. Komandan upacara juga bersiap berdiri di atas mimbar yang disangga 2 perahu. Tiang bendera yang berdiri tegak di antara mimbar inspektur dan komandan juga di atas 2 perahu yang disatukan. Sesaat kemudian ketika pengibaran bendera pasukan Paskibraka menuju tiang bendera juga diantar perahu.

Ketika momen pengibaran bendera menjadi detik-detik yang ditunggu semua peserta, karena mereka akan merasa gembira tatkala bendera merah putih mencapai puncak tiang diiringi lagu Indonesia Raya. Pekik merdeka berkali-kali diteriakan oleh peserta. Tampak para peserta terdiri dari PNS kecamatan,guru,siswa SD hingga SMA, KNPI, LSM, juga warga masyarakat beserta keluarganya. Ada pula yang berdiri di atas perahu dengan mengibar-ngibarkan bendera merah putih.

Menurut keterangan Camat Kampung Laut, Nurindra Wahyu, kegiatan upacara di laut karena warga setempat hidup di tengah laut. “Kita ingin mengunggulkan laut karena kita hidup dari laut, masyarakat kita juga banyak berkecimpung di laut makanya tidak ada salahnya jika kita melaksanakan upacara di tengah laut,” kata Nurindra.

Pelaksanaan upacara di tengah Segara Anakan sudah kali kelima. Kegiatan ini awal mula dilakukan pada tahun 2013 yang diikuti oleh empat desa yang ada di Kampung Laut, instansi, tokoh masyarakat, lembaga serta Himpunan Seluruh Nelayan Indonesian (HSNI). Di Kecamatan ini setidaknya ada 25 pulau yang hanya 5 pulau di antaranya yang dihuni warga.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...