Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PDAM Jepara Gandeng NGO Amerika Untuk Tingkatkan Akses Air Bersih

PDAM Jepara bekerjasama dengan NGO asal Amerika Water.org untuk meningkatkan akses air bersih bagi MBR dan peningkatan kapabilitas karyawan perusahaan penyedia air minum tersebut. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jepara menggandeng organisasi non-pemerintah asal Amerika, Water.org guna meningkatkan kapabilitas pegawai dan meningkatkan akses air untuk  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Melalui kerja sama bertajuk WaterConnect diharapkan dapat menjembatani akses air bersih dan sanitasi yang layak kepada 6000 MBR. 

Pada kesempatan itu Kamis (3/8/2017), hadir CEO Water.org Gerry John White, beberapa jajaran direksi lembaga tersebut seperti Adam Schechter  dan Terrence Trayvick. Turut hadir pula Direktur PDAM Batang Yulianto yang juga bekerjasama dengan lembaga tersebut.

Direktur PDAM Jepara Prabowo mengungkapkan, program WaterConnect bertujuan untuk menjembatani akses finansial MBR untuk mendapatkan layanan perpipaan perusahaan penyedia air. Program berdurasi dua tahun tersebut, diproyeksikan bisa menjangkau 6000 keluarga. 

Untuk mewujudkannya, PDAM Jepara mendapatkan hibah dari lembaga tersebut lebih kurang Rp 1 miliar. “Program ini, menyasar masyarakat berpenghasilan rendah agar mendapatkan akses air bersih dan sanitasi yang layak,” katanya. 

Prabowo  menggarisbawahi bantuan yang diberikan bukan diwujudkan dalam bentuk fisik. Akan tetapi dalam kurun waktu dua tahun, lembaga tersebut berikhtiar untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dari pekerja perusahaan daerah tersebut. 

“Selain itu mereka (Water.org) juga membantu perencanaaan bisnis dalam pembuatan standar operasional, mengetahui pasar (pelanggan) yang tepat. Bantuannya bukan bersifat fisik namun lebih condong peningkatan kapabilitas manusianya,” tuturnya. 

CEO Water.org Gerry John White mengatakan, permasalahan air bersih dan sanitasi sudah menjadi kebutuhan bersama. Oleh karenanya, melalui organisasi nirlabanya dirinya berusaha untuk menjembatani penyediaan kebutuhan pokok tersebut. 

Di samping itu, pihaknya terus berupaya mendorong mitra kerjanya untuk terus berinovasi untuk bisa mendapatkan akses air bersih bagi masyarakat yang dilayani. “Di ruangan ini ada yang punya ponsel pintar, nah saya yakin semua punya. Hal itu karena pembuat ponsel terus berinovasi untuk menciptakan benda tersebut, sehingga semua orang bisa mendapatkannya,” kata dia. 

Dwinita Wulandini Program Manager Water.org Indonesia menyebut, contoh nyata bantuan bagi MBR adalah memberikan akses kepada lembaga keuangan mikro. “Dengan jembatan tersebut, kita berharap masyarakat yang tidak mampu membayar (layanan air bersih) secara tunai, bisa mencicil lewat bantuan lembaga keuangan mikro tersebut,” jelasnya. 

Ia menyebut, dana hibah yang diberikan lebih difokuskan untuk meningkatkan kapasitas dari karyawan PDAM. Namun demikian di Indonesia, baru dua wilayah yang bekerjasama dengan Water.org yakni Kabupaten Jepara dan Batang. 

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...