Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kaca Innova Dipecah, Uang Ratusan Juta Hilang Digondol di Kudus

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Sebuah mobil Kijang Innova mengalami pecah kaca saat diparkir di di depan Bank CIMB Niaga di Jalan Agil Kusumadya Desa Jati, Kudus, Rabu (2/8/2017) sekitar pukul 10. 30 WIB. Akibat pembobolan kaca mobil itu, uang Rp 250 juta yang disimpan di mobil, raib. 

Korbannya adalah Dwi (47)warga Kabupaten Demak. Kendati tidak ada korban jiwa, tapi kerugian yang didera mencapai jutaan rupiah. 

Informasi dari lapangan, Dwi usai ambil uang tunai dari BCA Jalan A Yani Kudus Rp 250 juta. Rencananya, Dwi akan ambil uang lagi di Bank CIMB Niaga di Jalan Agil Kusumadya. Sebelum ambil uang, Dwi bersama keluarga terlebih dulu hendak makan di di warung  Lentog- makanan khas Kudus  lontong kuah sayur nangka, yang berada di pojok seberang jalan depan bank.

Dwi memarkirkan kendaraan di depan bank CIMB Niaga. Uang Rp 250 juta ditaruhnya di plastik keresek warna hitam. Diletakkannya di bawah jok mobil sebelah kiri bagian depan. Pikirnya akan aman. Dwi pun makan di warung. 

Begitu kembali dari warung dan tiba di mobil, Dwi dan keluarga kaget. Kaca mobil bagian kiri depan pecah. Nahasnya, uang di plastik keresek di dalam mobil sudah hilang. Dwi pun sok. Dia dan Keluarga melaporkan ke petugas kepolisian. 

Seolah tak percaya, Dwi hanya pasrah. Dwi pun hanya bisa memberikan keterangan ke polisi, dengan kondisi lemas. Polisi pun melakukan pemeriksaan di lokasi tak lama usai laporan masuk. 

Dari TKP, tim petugas dari Polres menemukan sebatang besi berujung runcing sebesar jari tangan di dalam mobil. Diduga besi itu digunakan untuk memecah kaca dan mengambil uang di bawah jok depan mobil milik korban. 

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo mengatakan polisi telah melakukan pemeriksaan olah TKP. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan. 

“Kasus pecah kaca seperti itu sering terjadi. Kami menduga, keberadaan korban sudah dibuntuti usai ambil uang di bank,” kata Bambang. 

Editor : Akrom Hazami 

Comments
Loading...