Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini 4 Kerawanan Lebaran di Pati yang Perlu Kamu Tahu

Takbir keliling yang tidak jarang memicu konflik horizontal. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Polres Pati merilis sedikitnya ada empat kategori kerawanan Lebaran di Kabupaten Pati. Empat kategori tersebut mengacu pada kondisi Lebaran tahun lalu, sehingga sejumlah personel disiagakan untuk melakukan langkah antisipasi.

Kerawanan pertama Kamseltibcarlantas yang meliputi kemacetan di sejumlah titik jalan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, serta kondisi pemudik sepeda motor.

Kedua, kerawanan gangguan kamtibmas yang meliputi tawuran antarkampung, pencurian rumah kosong, peredaran uang palsu, copet dan hipnotis, balap liar, begal, hingga pencurian sepeda motor.

Ketiga, kerawanan transportasi umum, terdiri dari masalah calo atau makelar tiket sehingga berpotensi membuat harga tiket melambung tinggi dan alat transportasi umum tidak laik jalan.

Keempat, kerawanan ketersediaan sembako dan BBM. Salah satu masalahnya, peredaran makanan kadaluarsa, distribusi sembako terhambat, dan ketersediaan BBM tidak tercukupi.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, kerawanan yang berpotensi menggangu kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan Lebaran itu sudah diantisipasi pihak kepolisian. Namun, dia mengimbau kepada masyarakat Pati untuk tetap waspada dengan sejumlah kerawanan yang ada.

“Kalau bepergian ke rumah saudara, pastikan rumah dalam kondisi terkunci rapat. Kalau perlu diberi gembok tambahan, koordinasikan dengan RT setempat untuk antisipasi pencurian. Kalau di jalan, pake helm, jangan ngebut dan patuhi rambu lalu lintas,” imbau Kompol Sundoyo.

Tahun lalu, tiga orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tepat di pertigaan rambu lalu lintas RSUD Soewondo pada malam takbir. Diduga, salah satu dari mereka tidak mematuhi rambu lalu lintas sehingga terjadi kecelakaan maut.

Dia juga mengimbau kepada warga Pati untuk tidak mengedepankan emosi pada saat malam takbir atau mengikuti hiburan pascalebaran. Sebab, gesekan kecil yang disulut emosi dapat menyebabkan konflik horizontal seperti tawuran.

“Kita perkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Sesama saudara jangan saling bermusuhan. Lebaran ini kita harus ciptakan kondisi yang aman dan saling bermaafan,” tandas Kompol Sundoyo.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...