Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

529 Kursi SMA dan SMK di Grobogan Kosong

Siswa melakukan kegiatan di salah satu sekolah di Kabpaten Grobogan. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dibukanya lagi pendaftaran gelombang kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) online ternyata disebabkan masih banyaknya sekolah SMA dan SMK negeri yang kekurangan murid. Termasuk di sekolah yang ada di Kabupaten Grobogan, sehingga perlu membuka pendaftaran lagi.

Data yang didapat menyebutkan, kuota siswa keseluruhan di Grobogan masih kurang 529 orang. Rinciannya, untuk tiga SMK negeri dari kuota sebanyak 1.689 siswa, masih kurang 77 siswa pada SMK 1 Wirosari.

Kemudian, kuota 16 SMA negeri di Grobogan sebanyak 3.912 siswa, masih kurang kurang 425 siswa. Kekurangan kuota berasal dari dari SMAN 1 Gabus (125 siswa), SMAN 1 Geyer (66), SMAN Godong (13), SMAN 1 Karangrayung (30), SMAN 1 Kradenan (31) dan SMAN 1 Pulokulon (49).

Selain itu, kekurangan kouota juga terjadi di sekolah filial satu atap atau kelas jauh. Yakni, SMAN 1 Geyer Filial Asemrudung (28 ), SMAN 1 Godong Filial Klambu (1), SMAN I Gubug Filial Tegowanu (3), SMAN 1 Toroh Filial Penawangan (69) dan SMAN 1 Wirosari Filial Dokoro (10).

“Pendaftaran online gelombang kedua ini tidak menyalahi prosedur karena kuota sudah diumumkan sebelum PPDB. Dan saat PPDB gelombang kedua hanya untuk sekolah yang kekurangan kuota sesuai dengan jumlah kuota yang sudah diputuskan sebelumnya,” ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Grobogan Sukamto.

Ia  mengatakan, kuota yang belum terpenuhi bisa disebabkan beberapa hal. Antara lain, masih minimnya pemahaman siswa terkait pelaksanaan PPDB online. Kemungkinan lain, jurusan yang dibuka di sekolah tersebut kurang diminati sehingga kuota tidak terpenuhi. 

Untuk memenuhi kuota tersebut, dibuka PPDB online gelombang dua selama dua hari. Yakni, Senin hari ini dan Selasa besok.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...