Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PT Semen Indonesia Targetkan Produksi 1,1 Juta Ton 

PT Semen Indonesia saat melakukan kegiatan di Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Di tahun 2017, PT Semen Indonesia (PT SI) menargetkan produksi pabrik semen di Kabupaten Rembang mampu 1,1 juta ton.

Kepala Biro Komunikasi PT Semen Indonesia, Sigit Wahono,mengatakan bahwa semula pihaknya mencanangkan  kapasitas produksi 3 juta ton per tahun.

“Berdasarkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), akhirnya proses produksi menjadi molor, baru dimulai semester ke II tahun ini. Sehingga waktu efektif kurang dari setengah tahun. Hal itu mengakibatkan perusahaan mengurangi target, menjadi hanya 1,1 juta ton,” katanya.

Sigit menuturkan saat ini kegiatan uji coba pabrik sudah selesai. Namun untuk pasokan bahan tambang mengambil dari lokasi lain yakni di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

“Bahan baku sementara dari daerah lain. Nantinya pabrik semen di Rembang untuk menyuplai pemasaran semen di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, sekaligus menopang pasar Jawa Barat dan Jakarta,” paparnya.

Selama ini, daerah tersebut mendapat pasokan semen dari pabrik di Tuban. “Khusus pabrik semen di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akan lebih konsentrasi untuk pemasaran semen di luar Pulau Jawa, termasuk Provinsi Papua,” ucapnya.

Pabrik semen di Tuban bisa menembus pasar luar Jawa karena daerah tersebut mempunyai pelabuhan kapal yang memadai.

“Di Tuban, kebetulan fasilitas pelabuhan sudah memadai, sehingga pengiriman barang bisa mengoptimalkan jalur pelayaran laut. Belakangan Presiden Joko Widowo menghendaki harga semen di Papua, harus jauh lebih murah,” ungkapnya.

Sejauh ini, harga semen di luar Jawa khususnya di Papua bisa mencapai Rp 70 hingga Rp 80-an ribu per saknya. Ketika sampai Sorong, Papua, harga semen per sak hampir sama dengan harga di Pulau Jawa, yakni Rp 70 ribu per sak.

Tapi bila dari Sorong menuju daerah lain seperti Wamen, dan Merauke yang tidak bisa ditempuh dengan jalur darat, maka harga semen bisa lebih tinggi. Semen diantar pakai pesawat. Maka harga semen per saknya bisa mencapai ratusan ribu atau ada juga yang mencapai sekitar Rp 1 juta.

Sementara itu, untuk bisa memasok dengan mudah, pihaknya saat ini sudah ada koordinasi antar BUMN, supaya lalu lintas darat dibenahi dulu, guna memperlancar distribusi barang.

 

Editor : Akrom Hazami

 

 

Comments
Loading...